Unduh Aplikasi

Rekomendasi Izin PT EMM Dicabut, Masyarakat Harus Siap Bantu Plt Gubernur

Rekomendasi Izin PT EMM Dicabut, Masyarakat Harus Siap Bantu Plt Gubernur
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Foto: Ist

BANDA ACEH - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh meminta kepada seluruh masyarakat untuk mendukung sikap Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang mencabut rekomendasi izin PT Emas Mineral Mumi (PT EMM).

Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani mengatakan sikap sikap Plt. Gubernur Aceh, dalam merespon aspirasi masyarakat Aceh menolak eksistensi PT EMM, tentu dimungkinkan akan menimbulkan berbagai risiko. Misalnya, mendapat perlawanan dari para investor yang merasa dirugikan dan kemungkinan tekanan dari pemerintah pusat.

"Plt Gubernur dan Pemerintah Aceh perlu didukung oleh berbagai kalangan di Aceh. Perlu dukungan penuh masyarakat dan para tokoh, agar marwah Aceh tetap tejaga serta kebijakan Aceh Green benar-benar dapat diimplementasikan dengan baik," kata Askhalani kepada AJNN, Selasa (23/4).

Menurut Askhalani, Plt Gubernur dan Pemerintah Aceh telah menunjukkan niat tulus dan bersedia memperjuangkan aspirasi rakyat, mahasiswa dan pemuda Aceh melalui pembatalan rekomendasi IUP yang diteken gubernur sebelumnya, pada tahun 2006.

"Pernyataan, apakah semua kalangan yang minta gubernur melakukan perlawanan, bersedia berada bersama Plt Gubernur Aceh dalam menghadapinya segala tantangan yang mungkin ada nantinya," ujarnya.

Baca: BREAKING NEWS: Pemerintah Aceh Cabut Rekomendasi PT EMM

Meski Plt Gubernur sudah siap dengan segala risiko politik dan lainnya, kata Askhalani, para tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa seharusnya juga siap membela Plt Gubernur.

"Bagaimana pun, akibat dicabutnya remomendasi tersebut tentu akan mengurangi dan dapat menggugurkan syarat dari IUP yang telah ada. Karena, hal tersebut, bukan untuk membela Plt Gubernur semata, tapi juga mempertahankan kewenangan Aceh yang telah diakui secara legislasi, dalam UUPA," jelasnya.

Askhalani menambahkan masyarakat Aceh harus sadar bahwa Plt Gubernur tak semata-mata mengirimkan surat belaka ke BKPM dan Kementerian ESDM, tapi memang sungguh-sungguh memperjuangkan aspirasi rakyat Aceh, pemuda dan mahasiswa dengan pencabutan rekomendasi IUP PT EMM.

"Saya lihat apa yang dilakukan Plt Gubernur Aceh karena merasa satu barisan yang tidak terpisahkan dari aspirasi rakyatnya. Risiko yang mungkin akan dihadapi adalah perlawanan dari pemerintah pusat maupun PT EMM, dan diharapkan nantinya rakyat, mahasiswa dan pemuda Aceh siap berada sebarisan dengan Plt Gubernur Aceh dalam menghadapi segala kemungkinan terburuk nantinya," kata advokat muda itu.

Komentar

Loading...