Unduh Aplikasi

Rekanan Proyek Penanaman Kabel Telkom Dinilai Tak Bertanggung Jawab

Rekanan Proyek Penanaman Kabel Telkom Dinilai Tak Bertanggung Jawab
Kondisi jalan pasca penamaman jaringan kabel telkom di Jalan T.Meurah, Gampong Jeulingke menuju Tibang

BANDA ACEH - Penggalian jalan yang sering dilakukan untuk penanaman kabel fiber optik oleh perusahaan telekomunikasi di Kota Banda Aceh sangat meresahkan warga. Pasalnya rekanan yang melaksanakan proyek tersebut dinilai tidak bertanggungjawab, karena tidak memperbaiki kembali ruas jalan yang sudah digali.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh Ismarwadi meminta kepada para rekanan untuk bertanggungjawab atas pengerjaan tersebut. Seharusnya pihak rekanan setelah melaksanakan proyek tersebut untuk memperbaiki kembali jalan yang sudah dirusak.

"Saya sering mendapatkan laporan dan keluhan dari masyarakat, makanya saya meminta kepada rekanan untuk memperbaiki lagi jalan yang rusak akibat dampak dari penggalian tersebut. Saya melihat rekanan seperti tidak bertanggungjawab," kata Ismawardi kepada AJNN, Minggu (11/12).

Selama ini, kata Ismawardi, banyak kejadian di lapangan setelah proyek itu selesai, pihak rekanan meninggalkan begitu saja, sehingga jalan yang sebelumnya bagus jadi berantakan, bahkan timbunan tanah yang digali ditinggal begitu saja.

"Kalau sudah bekerja bertanggungjawab lah, jangan asal tinggal begitu saja, karena yang menjadi korban juga masyarakat," ungkap Ismawardi.

Selain Telkom, Ismawardi mengaku juga sering mendapatkan laporan dari masyarakat ketika pemasangan pipa perusahan daerah air minum (PDAM). Karena kejadian seperti ini sudah sangat sering terjadi, tanpa adanya pengawasan dari pihak dinas terkait.

“Dinas Pekerjaan Umum harus melihat ke lapangan, jangan asal bongkar pasang saja, ketika sudah selesai ditinggal begitu saja, masyarakat dan pengguna jalan jadi korban,” tegasnya.

Komentar

Loading...