Unduh Aplikasi

Rekanan Bertanggung Jawab Rapikan Kembali Pembangunan Masjid Agung Calang

Rekanan Bertanggung Jawab Rapikan Kembali Pembangunan Masjid Agung Calang
Ketua Tim Ahli Independen sedang menunjukan bagian tiang yang keropos kepada Bupati dan Ketua Dewan. Foto: AJNN/Suar.

ACEH JAYA - Ketua DPRK Aceh Jaya mengaku lega setelah keluarnya hasil analisa dan investigasi dari tim ahli independen pembangunan Masjid Agung Baitul Izzah Kabupaten Aceh Jaya yang akhirnya layak dilanjutkan untuk pembangunan tahap III.

"Hasilnya secara umum pembangunan Masjid Agung Aceh Jaya bisa dilanjutkan dan dapat dipertanggungkan," kata Ketua DPRK Aceh Jaya, Muslem D kepada AJNN, Kamis (24/9) saat meninjau pembangunan Masjid Agung Aceh Jaya bersama Bupati serta tim teknis.

"Sudah merasa lega, karena sudah menjalankan salah satu fungsi dewan yaitu fungsi pengawasan," tutur Muslem.

Sementara, Bupati Aceh Jaya, Irfan TB juga menyampaikan jika secara keseluruhan dan hasil inti dari investigasi tim ahli independen bahwa pembangunan Masjid Agung Baitul Izzah Aceh Jaya layak untuk dilanjutkan tahap berikutnya.

"Memang ada beberapa rekomendasi yang disampaikan oleh tim ahli independen untuk menjadi perhatian bersama baik pihak dinas bersangkutan serta juga pihak rekanan pelaksana yang lalu maupun pihak rekanan pelaksana pembangunan mesjid agung Aceh Jaya saat ini," kata Irfan TB.

Sedangkan untuk rekomendasi lain seperti ada dua tiang yang harus dibongkar maupun beberapa item ada perbaikan itu menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana sebelumnya.

Baca: Analisa Tim Ahli Independen Pembangunan Masjid Agung Calang Keluar, Ini Hasilnya

"Setelah kami terima saran pendapat tadi bahwa semua beban perbaikan itu ditanggung oleh kontraktor lama," ungkap Irfan.

"Namun yang terpenting saat ini adalah, pembangunan mesjid Agung ini layak untuk dilanjutkan pembangunannya," tambahnya.

Sementara itu, Rekanan Pelaksana, Hendri yang dihubungi AJNN mengaku akan menerima setiap rekomendasi yang dikeluarkan oleh tim ahli independen demi kelanjutan pembangunan Masjid Agung Aceh Jaya.

"Apapun rekomendasinya, kami tetap bertanggung jawab untuk memperbaikinya, apalagi bangunan itu juga masih dalam masa pemeliharaan," kata Hendri.

Namun demikian, ia juga menjelaskan jika tiang yang direkomendasikan untuk dirapikan tersebut merupakan tiang teras bagian luar dan bukan penahan beban ataupun tiang bagian dalam.

"Tiang itu merupakan tiang teras, bukan tiang penahan beban, namun kami tetap akan merapikannya kembali," pungkas Hendri.

Komentar

Loading...