Unduh Aplikasi

Redkar Jadi Kado Istimewa Peringatan HUT Damkar ke-101

Redkar Jadi Kado Istimewa Peringatan HUT Damkar ke-101
Mendagri Tito Karnavian saat melakukan apel pasukan. Foto: Humas Kemendagri

BANTUL – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, bersama Pemerintah Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan perayaan HUT pemadam kebakaran (damkar) ke-101.

Rangkaian acara HUT ini diisi dengan pelaksanaan Upacara di Stadion Sultan Agung Bantul sebagai acara puncak pada Minggu (3/1). Menteri Dalam Negeri, Prof M Tito Karnavian, memimpin langsung jalannya upacara, yang diikuti pimpinan serta aparat pemadam kebakaran seluruh Indonesia.

Dalam upacara peringatan HUT damkar tersebut juga dirangkai dengan peluncuran secara resmi Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang ditandai dengan penyerahan simbolis topi dan penyematan pin oleh Mendagri Tito.

Redkar merupakan suatu organisasi sosial berbasis masyarakat yang secara sukarela berpartisipasi mewujudkan ketahanan lingkungan dari bahaya kebakaran, dibentuk secara nasional dari, oleh dan untuk warga masyarakat di lingkungan Desa/Kelurahan.

Redkar dibentuk sebagai respon Kemendagri atas keterbatasan yang dihadapi oleh pemerintah daerah, dalam pencapaian target standar pelayanan minimal (SPM) dalam memberikan perlindungan terhadap kebakaran, yang sangat sulit dicapai oleh hanya petugas pemadam kebakaran.

Baca: Kemendagri Tetapkan Kabupaten Bantul Tuan Rumah HUT Pemadam Kebakaran

Tujuan pelibatan relawan pemadam kebakaran dalam pencapaian SPM adalah untuk mencapai response time, penanggulangan dini kejadian kebakaran serta pencegahan dalam kerangka pengurangan risiko kebakaran.

Tito Karnavian mengharapkan agar pembentukan menciptakan sinergi antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran disamping diharapkan juga pembentukan Redkar dapat membantu pencapaian mutu layanan SPM kebakaran.

Pembentukan Redkar ini juga diharapkan dapat menjadi wadah kelompok relawan pemadam kebakaran yang sudah terbentuk sebelumnya, baik yang dibentuk atas inisiatif masyarakat, dunia usaha, maupun pemerintah daerah melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Oleh karena itu, sebagai pembina dan pengawas penyelenggaraan urusan kebakaran, Menteri Dalam Negeri memandang perlu menetapkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pedoman Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran, sebagai panduan bagi pemerintah daerah dalam pembentukan dan pembinaan relawan pemadam kebakaran, tambah Mendagri Tito. []

Komentar

Loading...