Unduh Aplikasi

Realisasi Belanja APBN 2020 di Aceh Meningkat

Realisasi Belanja APBN 2020 di Aceh Meningkat
Kakanwil DJPb Aceh, Syafriadi menyampaikan realisasi APBN 2020 triwulan ketiga. Foto; AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Aceh melaporkan realisasi belanja Kementerian Negara / Lembaga melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 di provinsi Aceh pada triwulan ketiga mencapai Rp8,90 triliun dari pagu sebesar Rp13,05 triliun atau sebesar 68,25 persen.

"Meski diterpa pendemi Covid 19, namun kinerja belanja APBN di Provinsi Aceh per 30 September cukup baik. Ada peningkatan dari triwulan sebelumnya," kata Kakanwil DJPb Aceh, Syafriadi, Senin (5/10).

Ia menyebutkan pada triwulan ketiga, tekanan ekonomi diperkirakan berkurang. Hal ini seiring membaiknya konsumsi rumah tangga, investasi yang sedikit lebih baik dan percepatan realisasi belanja pemerintah yang naik tajam. 

"Belanja pemerintah menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi termasuk di daerah," katanya, Senin (5/10).

Ia menyebutkan realisasi belanja transfer ke daerah dan dana desa menunjukkan kinerja yang baik. Realisasi dana desa di Aceh sampai akhir kuartal tiga mencapai 82,06 persen atau sebesar Rp4,08 triliun dari pagu Rp4,98 triliun. 

"Sementara penyaluran dana alokasi khusus (DAK) fisik dan cadangan DAK fisik per 30 September telah mencapai 92,17 persen atau sebesar Rp1,8 triliun dari pagu Rp1,95 triliun," jelasnya. 

Syafriadi juga menambahkan dari 797 satuan kerja yang dibiayai melalui APBN, ada lima kementerian Negara / Lembaga yang tertinggi penyerapan APBN 2020 pada triwulan ketiga yakni Kementerian Agama, Kementerian Pertahanan, Kementerian PUPR, Polri dan Kemendiknas. 

Di Kementerian Agama, lanjut Syafriadi, realisasi anggaran mencapai 66,42 persen atau sebesar Rp1,94 triliun dari pagu Rp2,97 triliun. Kementerian Pertahanan sebesar Rp1,58 triliun dari pagu Rp2,32 triliun atau berkisar 67,84 persen. Sementara PUPR realisasi sudah mencapai 63,19 persen sebesar Rp1,32 triliun dari pagu Rp2,10 triliun. 

"Sedangkan Polri realisasi mencapai 78,42 persen atau sebesar Rp1,21 triliun dari pagu Rp1,54 triliun dan Kemendiknas sebesar 54,53 persen atau 563 miliar dari pagu Rp1,19 triliun," katanya. 

Hingga triwulan ketiga, penerima hibah yang diterima Kementerian Negara / Lembaga dari pemerintah daerah, badan atau perorangan yang diproses melalui Kanwil DJPb Aceh sebesar Rp51,3 miliar terdiri dari hibah barang sebesar Rp38,7 miliar dan hibah dalam bentuk uang sebesar Rp12,58 miliar. 

"Penerimaan hibah dapat bertambah dikarenakan masih ada yang dalam proses pencatatan register," ucapnya. 

Untuk pencapaian target seratus persen pada triwulan selanjutnya, pihaknya terus berupaya mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan, percepatan pencairan dana APBN dan percepatan penyaluran untuk melindungi masyarakat dan mengakselerasi pemulihan perekonomian. 

"Kami terus mendorong untuk percepatan realisasi belanja negara di provinsi Aceh dengan memperhatikan tata kelola keuangan yang baik," ungkap Kakanwil DJPb Aceh, Syafriadi. 

Komentar

Loading...