Unduh Aplikasi

Razia Salon, WH Aceh Tamiang Temukan Pekerja Tidak Berpakaian Sesuai Syariat

Razia Salon, WH Aceh Tamiang Temukan Pekerja Tidak Berpakaian Sesuai Syariat
Petugas WH menemukan pekerja tidak memakai jilbab di salah satu salon di Kota Kualasimpang. Foto: For AJNN

ACEH TAMIANG - Petugas Sapol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten Aceh Tamiang melakukan razia ke sejumlah salon di kabupaten itu. Hasilnya, semua pekerja ditemukan tidak memakai jilbab dan memakai pakaian ketat (tidak sesuai dengan syariat islam).

Kasatpol PP Aceh Tamiang Asma'i melalui Kabid Penegakan Syariat Islam Syahrir Pua Lapu kepada AJNN, Rabu (14/10) mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat, banyak pekerja salon tidak memakai jilbab dan berpakaian seksi.

Menindak lanjuti laporan tersebut, kata Syahrir, Selasa, (13/10) kemarin melakukan razia ke empat salon yang ada di Kota Kuala Simpang.

Kata Syahrir, benar saja, dari empat salon tersebut, semua pekerja tidak memakai jilbab dan memakai baju pendek ketat.

"Ada 20 perempuan yang bekerja di empat salon tersebut, semuanya tidak memakai jilbab," kata Syahrir.

Padahal, kata Syahrir, sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2020 Pasal 23, barang siapa yang tidak berbusana islami sebagaimana dimaksud dalam pasal 13 ayat 1 bisa dipidana dengan hukuman ta'zir setelah mendapat peringatan dari WH.

Kata Syahrir, karena razia baru dilakukan pertama sekali, maka pihaknya belum memberi sanksi kepada pelanggar. Pelanggar hanya diberi pembinaan dan peringatan. 

"Jika setelah diberi peringatan masih ditemukan ada pekerja salon tidak memakai jilbab dan berpakaian pendek ketat, maka ke depan akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku," sebut Syahrir.

Syahrir meminta kepada seluruh pemilik usaha salon di Aceh Tamiang untuk mengingatkan para pekerjanya tidak melanggar syariat islam.

Komentar

Loading...