Unduh Aplikasi

Razia Rutan Sigli, Petugas Temukan Bungkusan Ganja

Razia Rutan Sigli, Petugas Temukan Bungkusan Ganja
Petugas gabungan berhasil menyita barang bukti di kamar hunian WBP Rutan Kelas IIB Sigli. Foto: AJNN/Salman

PIDIE - Puluhan unit telepon genggam dan senjata tajam (sajam) ditemukan di kamar hunian Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Rumah tahanan (Rutan) Kelas IIB Sigli setelah dilakukan penggeledahan oleh petugas lapas melibatkan Polres Pidie dan BNN setempat pada Selasa malam (6/4). 

Kepala Rutan Kelas IIB Sigli A Halim Faisal kepada wartawan, Rabu (7/4) mengatakan, kegiatan razia atau penggeledahan blok hunian WBP dimulai pada pukul 20.45 WIB, petugas menemukan sajam dan puluhan handphone. Bahkan petugas juga menemukan bungkusan narkoba jenis ganja depan kamar hunian yang dilemparkan dari luar rutan. 

"Sebelum razia dimulai, petugas mendapati ganja seberat 3 ons di depan kamar hunian WBP," ujarnya. 

Dia menyebutkan, hasil penggeledahan di kamar hunian yaitu 17 unit telepon gengam jenis android, enam unit handphone non android, semetara sajam jenis gunting tiga unit, obeng tiga unit, pisau tiga unit, sendok, gunting kuku, wayer ilegal, rokok elektrik dan charger. 

"Untuk barang bukti narkotika jenis ganja diserahkan kepada pihak kepolisian, sedangkan barang bukti hasil razia di kamar hunian diamankan untuk dimusnahkan," kata Faisal. 

Sementara di Lapas Kelas IIB Kota Bakti, juga dilakukan penggeledahan di kamar hunian. Kepala Lapas Tribowo menyebutkan hasil penggeledahan di seluruh kamar hunian, petugas berhasil menyita telepon genggam, wayer, kartu poker, ikat pinggang, pisau rakitan, alat cukur, kabel data, rongsokan komponen elektronik dan baterai telepon genggam. 

"Petugas tidak menemukan ada barang yang mengarah pada narkoba," ujar Tribowo. 

Razia tersebut, lanjut Tribowo, bertujuan menekan gangguan keamanan dan ketertiban, terutama narkoba dan handphone di lapas dan rutan se-Aceh.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...