Unduh Aplikasi

Rawat Pasien Asal Filipina, 65 Petugas RSUDZA di Rapid Test Antigen

Rawat Pasien Asal Filipina, 65 Petugas RSUDZA di Rapid Test Antigen
Foto: Ist

BANDA ACEH - Salah seorang warga negara asing (WNA) asal negara Filipina terkonfirmasi positif corona (Covid-19) di Banda Aceh, Kamis, 25 Juni 2020.

Selama ini, pasien tersebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh karena keluhan sakit perut dan lambung.

Karena warga Filipina tersebut sempat dirawat diruang biasa atau di area non Covid-19. Maka, dilakukan pemeriksaan perluasan terhadap orang-orang yang pernah kontak dekat dengan pasien itu.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Zainoel Abidin, Endang Mutiawati mengatakan, telah dilakukan pemeriksaan swab dengan rapid test antigen terhadap 65 petugas yang sempat merawat pasien positif corona asal Filipina tersebut.

65 petugas tersebut mulai dari para dokter, pegawai ruangan, tim yang mendorong makanan hingga cleaning servis.

"Itu baru kita lakukan swab perluasan lagi, mulai dari pegawai ruangan, dokter, yang dorong makanan, cleaning servis, 65 orang semuanya," kata Endang Mutiawati saat dikonfirmasi AJNN, Kamis (25/6).

Berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test antigen tersebut, ke 65 para petugas RSUD Zainoel Abidin itu dinyatakan negatif corona.

"Menggunakan rapid test antigen. Hasilnya alhamdulillah negatif semua," ujar Endang.

Baca: Tiga Perawat RSUDZA dan Satu Warga Filipina Positif Corona di Banda Aceh

Rapid Test Antigen adalah, alat untuk mendeteksi antigen virus, dengan bahan sampel dari swab. Berbeda dengan Rapid Test Antibodi yang hanya diambil dari darah.

Spesimen yang diperlukan untuk pemeriksaan Rapid Test Antigen ini adalah swab orofaring atau swab nasofaring.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasien positif terpapar virus corona (Covid-19) di Aceh kembali bertambah, salah satunya warga negara Filipina.

Hasil positif itu berdasarkan hasil pemeriksaan swab dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Balai Litbangkes Aceh, Kamis, 25 Juni 2020.

Wadir Pelayanan RSUDZA, Endang mengatakan, sebelum terkonfirmasi positif corona warga Filipina itu sempat menjalani perawatan di ruang biasa karena awalnya masih negatif corona sesuai hasil swab sebanyak dua kali.

Namun, warga Filipina itu baru terkonfirmasi positif corona setelah dilakukan swab untuk ketiga kalinya.

"Saat dia mau pulang, dilakukan swab PCR lagi, dan hasilnya positif," tutur Endang.

Komentar

Loading...