Unduh Aplikasi

Ratusan Persil Tanah Milik Pemkab Pijay Tak Bersertifikat

Ratusan Persil Tanah Milik Pemkab Pijay Tak Bersertifikat
Ilustrasi. Foto: Antara

PIDIE JAYA - Ratusan bidang tanah atau persil milik Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya hingga saat ini belum bersetifikat. Tanah milik daerah tersebut yang belum bersetifikat itu menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Bahkan dihimpun AJNN, sebagian diantara tanah yang belum bersetifikat itu dikuasi oleh pihak ketiga tanpa perjanjian pasti. Padahal tanah-tanah tersebut dapat meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten pemekaran dari Kabupaten Pidie pada tahun 2007 lalu.

Ratusan persil tanah yang tersebar di delapan kecamatan dibawah penguasaan sejumlah Satuan Perangkat Kerja Kabupaten (SKPK). Lahan-lahan tersebut terdiri dari lahan hibah dari Kabupaten Pidie, Pemerintah Provinsi Aceh, dan juga tanah yang dibeli mengunakan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) setempat.

“Terdapat sekitar 200 persil tanah milik Pemkab yang belum bersetifikat. hasil pemeriksaan BPK RI atas LKPD tahun anggaran 2019, terdapat sebanyak 266 bidang tanah yang belum bersertifikat. Temuan itu harus ditindaklanjuti,” kata Kepala Bidang Aset pada Badan Pengelolaaan Keungan Daerah (BPKK) Pidie Jaya, Bustamian kepada wartawan, Senin (31/8).

Sementara lahan-lahan yang dikuasai pihak ketiga tanpa izin untuk kepentingan pribadi, jelas Bustamian, sebanyak 34 persil, 14 persil diantara jumlah itu belum diketahui berapa luas lahannya.

Lanjut dia, selaku pengelola aset daerah pihaknya akan berkoordinasi dengan SKPK terkait guna memperjelas luas lahan yang saat ini dikuasai oleh pihak ketiga. Sehingga lahan-lahan itu nantinya akan menambah PAD Kabupaten Pidie Jaya.

"Kami akan duduk dengan SKPK terkait untuk memperjelas luas dan izin oleh pihak ketiga atas tanah yang dikuasai pihak ketiga itu. Dan tanah-tanah tersebut memiliki potensi PAD," pungkas Bustamian.

Komentar

Loading...