Unduh Aplikasi

Ratusan Pejabat di Abdya Ikuti Uji Praktik Salat dan Baca Alquran

Ratusan Pejabat di Abdya Ikuti Uji Praktik Salat dan Baca Alquran
Tes uji baca Alquran untuk pejabat di Pemkab Abdya. Foto: Julida Fisma

ACEH BARAT DAYA - Ratusan pejabat Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya mengikuti praktik salat dan uji tes mampu baca alquran. Ini adalah syarat penempatan seorang pejabat pada Satuan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru, 2017 nanti.

"Peserta yang mengikuti praktik salat dan uji mampu baca Alquran berjumlah kurang lebih 500 orang, terdiri dari pejabat esalon II, III dan kepala sekolah tingkat TK, SD dan SMP," kata Asisten I Pemerintahan, Hanafiyah, yang juga menjabat sebagai ketua panitia seleksi, Senin (21/11).

Pelaksanaan tes tersebut, kata Hanafiyah, seiring dengan penerapan Satuan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru pada 2017. Ini merupakan salah satu syarat yang berlaku di Abdya juga sesuai arahan Bupati Abdya saat membuka MTQ beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu Jufri dalam pembukaannya mengatakan tes baca Alquran yang dilakukan tersebut bukan timbul karena sesuatu yang harus diperhatikan, akan tetapi supaya menjadi contoh bagi masyarakat karena, “diakui atau tidak pejabat merupakan panutan bagi masyarakat.”

Jufri juga menegaskan tes ini bukan ajang memamerkan pengetahuan keagamaan. Hal ini, kata dia, merupakan upaya pemerintah untuk membangun spiritual, mental dan moral.

Menurut Jufri, ide tes untuk menggelar tes baca Alquran dan tes praktik salat terhadap semua pejabat tersebut merupakan usulan ulama untuk melahirkan pejabat yang layak dan seimbang dari aspek disiplin ilmu dan pengamalan agama.

“Alangkah bagusnya kita yang diberi amanah ini dapat memenuhi ekspektasi masyarakat terutama dalam memilih kepala dinas yang layak. Bukan saja cerdas pengetahuan atau disiplin ilmu, tetapi juga harus cakap membaca Alquran, cakap mendirikan salat dan cakap dalam ilmu agama,” kata Jufri.

Selain membangun seluruh sektor pembangunan fisik, pemkab Abdya, sejak empat tahun terakhir, terus membangun sendi-sendi keagamaan seperti rumah ibadah, pusat pendidikan Islam, pesantren, menyantuni anak yatim dan memberangkatkan ulama menjalankan ibadah umrah secara gratis.

Komentar

Loading...