Unduh Aplikasi

Rapim PA di Meulaboh, Mualem Singgung Perolehan Kursi DPRA

Rapim PA di Meulaboh, Mualem Singgung Perolehan Kursi DPRA
Mualem saat memberikan sambutan Rapat Pimpinan PA Se-Aceh di Meulaboh

ACEH BARAT - Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Se-Aceh di Meulaboh, Aceh Barat.

Salah satu pembahasan yang dilakukan dalam Rapi tersebut yakni merebut kembali kemenangan pada Pilkada 2022 mapun Pemilihan Umum yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 mendatang.

Ketua umum DPA PA, Muzakir Manaf mengatakan, lewat rampim tersebut nantinya, PA diharapkan semakin kuat dan mampu menguasai eksekutif dan legeslatif di Aceh.

Dikatakan Mualem—sapaan akrab Muzakir Manaf— untuk kembali merebut kemenangan baik pada Pilkda maupun Pemilu, PA kedepannya dituntut lebih modern dengan manajemen organisasi yang lebih terbuka dan profesional.

“Dalam konteks kekinian Partai Aceh ke depannya dintutut harus lebih modern dengan manajemen organisasi yang lebih terbuka dan profesional hingga Partai Aceh mampu menghidupkan mesin politiknya dalam menghadapi agenda politik tahun 2022 yang tidak lama lagi,” ungkapnya.

Karena itu, kata dia, PA perlu mempersiapkan diri. Saat ini, Mualem menyebutkan dalam perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menurun dibandingkan Pemilu sebelumnya.

Berdasarkan data jumlah kursi yang diperoleh Partai Aceh di parlemen tingkat povinsi terus menurun, pada Pemlihan Legeslatif  tahun 2009 partai lokal ini berhasil mempeoleh 33 kursi, namun pada tahun  2019 memperoleh 29 kursi, sedangkan pada tahun 2019 hanya memperoleh 18 kursi.

Melihat kondisi tersebut, Mualem meminta kepada pengurus DPA PA dan DPW PA Aceh harus berkerja lebih keras agar mampu menguasai perolehan kursi parlemen lagi.

“Kalau kita lihat perolehan kursi DPRA, maka pada Rapim ini saya tegaskan bahwa pada tahun 2024, Partai Aceh wajib memperoleh minimal 1 kursi di setiap kabupaten untuk DPRA," katanya. 

Untuk itu, kata Mualem, maka para kader serta mesin politik PA harus terus mempersiapkan diri dan menyusun strategi yang akan dibahas dalam Rapim itu, serta bekerja keras serta bekerjasama sehingga  apa yang dicita-citakan dalam perjuangan partai tersebut tercapai.

Mualem menyebutkan dirinya sangat optimis apa yang dicita-citakan tercapai jika kader partai itu mampu bekerjasama, sehingga dapat memberi kontribusi lebih besar lagi untuk Aceh.

“Yang harus kita ingat, satu musuh terasa banyak, seribu teman terasa sedikit. Maka yang harus kita pikirkan masa kekinian kita harus mampu bergaul, jadi kepada semua para kader dan wakil rakyat yag telah terpilih , mudah-mudahan dapat menerapkan hal ini. Mari kita tinggalkan masa lalu, dan masa depan harus lebih baik dengan terutama membangun hubungan dengan semua partai,” sebutnya.

Ia menjelaskan, dalam konteks politik semua partai politik itu sama, akan tetapi tujuanmya berbeda-beda.

Sebagaimana diketahui DPA PA melaksanakan Rapim Ban Sigom Aceh di Meulaboh, Aceh Barat yang berlangsung sejak 30 Oktober-1 November.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar, Pimpinan DPW PA Kabupatan Kota di Aceh, Bupati Se Kabupaten Kota yang diusung oleh Partai Aceh, serta pengurus DPA-PA.

HUT Pijay

Komentar

Loading...