Unduh Aplikasi

PASCA MENINGGALNYA DUA PASIEN

Ramli: Direktur RSUDCND Meulaboh Takut Wartawan

Ramli: Direktur RSUDCND Meulaboh Takut Wartawan
RSUDCND. Foto: Ist

ACEH BARAT - Direktur Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Meulaboh, dr Furqansyah menghindari wartawan pasca meninggalnya dua bocah usai disuntik di rumah sakit tersebut.

Hal itu diketahui oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Ramli SE ketika melakukan inspeksi mendadak, Senin (22/10) ke rumah sakit itu. Pasalnya saat Ramli menghubungi direktur untuk bertemu, orang nomor satu di rumah sakit itu menolak bertemu dengan alasan ada para awak media.

“Ironisnya, kok dengan wartawan tidak mau bertemu, apa yang dia takut dengan wartawan, wartawan kan manusia juga,” kata Ramli SE.

Tak sampai disitu, Ramli semakin kecewa dengan sikap direktur ketika diajak bertemu di tempat lain tanpa ada wartawan. Namun ketika dihubungi, nomor direktur sudah tidak aktif lagi.

“Sebelumnya direktur mau ketemu asal tidak ada wartawan, tapi ketika dihubungi selanjutnya sudah tidak aktif nomor telepon genggamnya,” ungkap Ramli.

Ramli menilai dr Furqansyah tidak profesional dan terkesan buang badan atas kasus tersebu. Seharunys direktur harus siap dan mau bertemu walaupun ada wartawan.

“Untuk apa takut sama wartawan, wartawan juga memiliki peran pengawasan,” tegas Ramli.

Komentar

Loading...