Unduh Aplikasi

Putra Meulaboh Lulus Jadi Ajudan Ridwan Kamil

Putra Meulaboh Lulus Jadi Ajudan Ridwan Kamil
Teuku Muhammad Alfis Syahrin. Foto: For AJNN

BANDA ACEH - Teuku Muhammad Alfis Syahrin, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala lolos dalam program Jabar Future Leaders (JFL) yang diprakarsai Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

JFL sendiri merupakan program pelatihan kepemimpinan untuk Pemuda/Pemudi seluruh Indonesia, berusia 17 hingga 25 tahun. Pengumuman pembukaan program JFL diumumkan langsung oleh Ridwan Kamil, melalui akun instagram resminya.

Nantinya para millenial akan dipilih menjadi ajudan mingguan Gubernur Jawa Barat. Mereka yang terpilih, kata Kang Emil-sapaan Ridwan Kamil-, nantinya akan mendampinginya dan melihat langsung bagaimana keputusan diambil, menyelami langsung dinamika dan pembangunan yang terjadi di Jawa Barat dan sekitarnya.

Pendaftaran sendiri dibuka pada 31 Januari hingga 14 Februari 2020. Peserta diwajibkan untuk membuat video tentang kepemimpinan, menulis essay dengan tema 'Mimpi untuk Jawa Barat atau Indonesia'.

"Setelah itu video dan essay akan diseleksi, dan penyaringan dilanjutkan dengan sesi wawancara dan psikotes pada 24 - 26 Februari 2020," kata Ketua Skull Persiraja, Teuku Iqbal Djohan kepada AJNN, Rabu (11/3).

Dikatakan Iqbal, Alfis, merupakan mahasiswa kelahiran Meulaboh 9 Juni 1998 ini, menjadi satu-satunya pendaftar dari Aceh yang lolos program ini. Sedangkan, dari Pulau Sumatera hanya ada 2 yang lolos, Alfis dan satu peserta lainnya dari Bengkulu.

Pendaftar program JFL ini adalah 4.039 orang dan kemudian terpilih untuk 42 orang untuk menjadi ajudan khusus Kang Emil. Selanjutnya mereka yang terpilih tersebut wajib mengikuti Bootcamp selama 3 hari, dari tanggal 11 sampai 13 Maret 2020.

"Setelah Bootcamp 42 peserta terpilih ini akan menjadi ajudan Ridwan Kamil selama 1 minggu secara bergiliran. Menempel dan berinteraksi langsung dengan Ridwan Kamil. Ikut rapat secara langsung, ikut berinteraksi dengan masyarakat, dan ikut dalam seluruh agenda Gubernur Jawa Barat," jelas Iqbal Djohan.

Alfis sendiri selama ini memang dikenal aktif dalam berorganisasi, seperti di ALSA, SKULL Persiraja dan IPMJ. Dia juga sebelumnya pernah menjadi Duta Pariwisata Aceh Barat dan Duta Anti Narkoba Aceh.

Komentar

Loading...