Unduh Aplikasi

Puskesmas Sungai Mas Pernah Surati Dinkes atas Kekosongan Dokter

Puskesmas Sungai Mas Pernah Surati Dinkes atas Kekosongan Dokter
Foto: Datariau.com

ACEH BARAT – Kepala Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kajeung, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat Zulhamdi mengaku sudah menyurati dinas kesehatan setempat untuk mengirimkan dokter pengganti sementara di puskesmas tersebut.

“Sebenarnya jauh- jauh hari kami sudah surati dinkes untuk dikiridmkan dokter pengganti tapi tidak kunjung tiba,” kata Kepala Puskesmas Kajeung, Zulhamdi, kepada wartawan, Selasa, (22/11).

Baca: Dinas Kesehatan Aceh Barat Abaikan Layanan di Puskesmas Sungai Mas

Dirinya mengaku kekosongan dokter di puskesmas tersebut telah terjadi dua pekan lebih, sehingga membuat pihaknya kewalahan dalam menangani pasien yang berobat, apalagi jumlah petugas medis sangat minim yakni sepuluh orang, dengan jadwal piket dua orang setiap harinya.

Walaupun petugas medis minim, pihaknya tetap memberikan pelayanan optimal kepada pasien, namun yang menjadi kendala ketika ada pasien harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSU CND) Meulaboh. Pasalnya pasien diberi diberi pengantar untuk mengambil rujukan di Puskesmas Meutulang Kecamatan Panton Reu, yang berjarak hampir satu jam perjalanan.

“Tapi kami baru dapat kabar hari ini akan ada dokter pengganti berjumlah satu orang yang akan membantu disini untuk sementara waktu,” ungkapnya.

Menurutnya dengan jumlah dokter pengganti hanya satu orang dinilai belum cukup, pasalnya jumlah penduduk di Kecamatan Sungai Mas mencapai tiga ribu jiwa lebih, dengan jumlah pasien setiap hari mencapai 20 orang.

“Harusnya dokter harus ada tiga orang, dua dokter umum dan satu dokter gigi, sehingga pasien gigi tidak ditangani oleh perawat,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada Dinkes Aceh Barat dapat memberikan perhatian lebih terhadap puskesmas yang berada di pedalaman Aceh Barat, sehingga warga yang berobat dapat tertangani dengan baik, apalagi jarak puskesmas yang melayani rawat inap tersebut dengan Ibu Kota Kabupaten Aceh Barat mencapai dua jam perjalanan.

Komentar

Loading...