Unduh Aplikasi

Puluhan Anggota Jaringan Aneuk Syuhada Aceh Datangi BRA

Puluhan Anggota Jaringan Aneuk Syuhada Aceh Datangi BRA
Foto: Ist

BANDA ACEH - Sebanyak 60 orang anggota Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) yg dipimpin oleh M. Jhoni atau biasa disebut Panglima Muda Wilayah Tgk Chik Di Tunong mendatangi Kantor Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Pusat di Banda Aceh, Senin (15/6).

Kedatangan anggota JASA disambut oleh Ketua BRA, Fakhrurrazi, yang didampingi oleh Deputi Analisa Kebijakan dan Kajian Strategis, Amni bin Ahmad Marzuki serta para Direktur dan Kabid pada Badan Reintegrasi Aceh.

Ketua BRA, Fakhrurrazi memberikan gambaran tentang situasi dan kondisi BRA saat ini serta anggaran yang tersedia pada BRA.

“Anggaran yang tersedia di BRA cukup menipis dan hanya tersedia untuk operasional BRA saja, banyak anggaran yang digeser akibat Covid-19 dan kami tidak bisa menjalankan program-program BRA dalam tahun ini,” kata Fakhrurrazi.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Analisa Kebijakan dan Kajian Strategis, Amni bin Ahmad Marzuki juga memberikan gambaran dan arah kebijakan yang tengah ditempuh oleh BRA dalam memperjuangkan hak-hak mantan kombatan GAM, Tapol/Napol dan masyarakat imbas konflik yang di dalamnya ada hak dari Aneuk Syuhada Aceh.

Perwakilan dari DPW JASA Wilayah Langsa juga memberikan tanggapan bahwa, BRA belum menghasilkan output yang sempurna dan tepat sasaran bagi masyarakat korban konflik, baik itu Mantan Kombatan, Tapol/Napol dan masyarakat imbas konflik lainnya, sehingga program-program BRA terkesan buru-buru dan tanpa hasil apa-apa, sampai kapanpun persoalan korban konflik tidak akan selesai Selama Input data tidak Tepat pada tupoksi masing-masing.

Ketua BRA meminta kepada Aneuk Syuhada Aceh supaya bisa membuat program-program fundamental yang dapat berguna bagi mereka ke depan, terutama dari segi penambahan keahlian/skill, sehingga bisa membantu seluruh aneuk syudaha di Aceh, yang mana nantinya program tersebut bisa ditampung dan dimasukkan dalam program BRA ke depan.

Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) sendiri sudah berdiri sejak 2 tahun terakhir dan ada di setiap Kab/kota di Aceh.

JASA meminta bantuan dan dukungan serta perhatian dari BRA supaya mereka Aneuk Syuhada Aceh ini bisa mendapatkan hak-hak mereka sesuai dengan perjuangan orang tua mereka saat konflik. Mereka berharap perjuangan orang tua mereka tidak sia-sia untuk Aceh. BRA ini hadir karena perjuangan para syuhada yg telah syahid.

Komentar

Loading...