Unduh Aplikasi

Pukul Sipir, Tiga Napi Kabur dari Rutan Sabang

Pukul Sipir, Tiga Napi Kabur dari Rutan Sabang
Kakanwil Kemenkumham Aceh, Lilik Sujandi memberikan keterangan kaburnya tiga napi di Rutan Sabang. Foto; Tommy

BANDA ACEH - Tiga narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B kota Sabang melarikan diri dengan cara memukul petugas pada Minggu (13/10) sekira pukul 12.00 WIB.

Kakanwil Kemenkumham Aceh, Lilik Sujandi menyebutkan ketiga tahanan yang kabur tersebut T.Rustam seorang napi narkoba yang menjalani tahanan 8 tahun, Ilham alias Ridwan narapidana narkoba menjalani hukuman 10 tahun kurungan dan Herdiansyah kasus kekerasan anak menjalani hukuman 8 tahun.

"Mereka berhasil melarikan diri melalui pintu utama dan memukuli petugas jaga," kata Lilik, Senin (14/10).

Saat kejadian tersebut, kata Lilik, Rutan yang dihuni oleh 56 narapidana tersebut dijaga oleh dua personel sipir jaga sehingga dimanfaatkan oleh napi untuk melarikan diri.

"Seharusnya ada 7 orang sipir yang jaga, namun sebagian ada yang ikut pendidikan dasar maka jumlah penjagaan berkurang," sebut Lilik.

Kaburnya tiga narapidana tersebut, kata Lilik pihaknya akan melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.

"Kita akan lakukan penyelidikan terkait kaburnya tiga narapidana tersebut, apakah ada unsur kelalaian petugas atau tidak," katanya.

Sementara dua sipir Rutan Sabang saat ini sedang menjalani perawatan medis pasca dipukul oleh tiga narapidana yang berhasil kabur.

"Dua orang sipir yang terluka saat insiden itu atas nama Muhammad Akbar dan Wajiansyah, saat ini sedang dalam proses pemulihan," kata Lilik.

Lilik juga menyebutkan Kemenkumham Aceh akan melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian untuk menangkap tiga narapidana yang kabur dari Rutan Sabang.

"Selain petugas sipir, kita juga minta bantuan kepada pihak kepolisian untuk menangkap tiga napi yang kabur," ungkapnya.

Komentar

Loading...