Unduh Aplikasi

PT LIB Khawatir PSBB Jakarta Berpengaruh pada Liga 1

PT LIB Khawatir PSBB Jakarta Berpengaruh pada Liga 1
PT Liga Indonesia Baru sudah mengeluarkan jadwal lanjutan Liga 1 2020 sebelum Anies Baswedan kembali memberlakukan PSBB. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)

JAKARTA - Direktur Utama PT. Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, khawatir penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta berpengaruh pada kelanjutan Liga 1 2020.

Menurut Hadian Lukita, dampak PSBB ketat DKI Jakarta berdampak pada Bhayangkara FC yang memilih berkandang di Stadion PTIK Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2020 yang dimulai pada 1 Oktober mendatang.

"Bhayangkara FC kan ada di Jakarta, kami akan komunikasikan lagi dengan klub tersebut. Yang namanya khawatir harus ya, kita semua khawatir. Tapi bukan berarti kami lengah dan abai, kami juga harus tetap waspada," ucap Hadian Lukita kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/9).

"Kondisi ini memang tidak enak bagi semua pihak. Walaupun tidak ada berita tadi malam [PSBB Jakarta] kami juga tetap akan waspada. Harapan kami Liga 1 2020 tetap berjalan sesuai rencana. Tapi kami akan mendengarkan lebih dulu berbagai pihak, kami akan komunikasikan ini," jelas Hadian menambahkan.

Sebelum mengambil langkah lebih jauh, Hadian Lukita mengatakan bakal lebih dulu mengkomunikasikan masalah tersebut bersama berbagai pihak terkait.

"Ini kan baru dapat kabar [PSBB Ketat DKI Jakarta] tadi malam. Kami akan rapatkan lebih dulu dengan berbagai pertimbangan dan akan kami diskusikan dulu. Mudah-mudahan tidak ada pengaruh," kata.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji tak mempersoalkan kebijakan PSBB ketat DKI Jakarta yang bisa mempengaruhi keinginan berkandang di Stadion PTIK pada lanjutan Liga 1 2020. Hingga kini Sumardji juga belum bisa memastikan perizinan bagi The Guardian untuk bisa berkandang di Jakarta.

"Seandainya [Pemerintah Daerah DKI Jakarta] tidak memberikan izin kami mencari homebase lain sampai PSBB ketat Jakarta dicabut. Kemarin juga ada wacana dimungkinkan untuk bergeser dari PTIK kalau tidak dapat izin. Alternatifnya, kami akan mencari daerah yang tidak memberlakukan PSBB ketat seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah. Nanti kami akan lihat perkembangannya seperti apa," jelas Sumardji dibalik sambungan telepon.

Sumardji menambahkan Stadion Gelora Delta Sidoarjo atau Stadion Surajaya Lamongan menjadi opsi kandang bagi juara Liga 1 2017.

"Kalau di Jawa Tengah belum tahu mau di mana. Kalau di Yogyakarta sudah ada tujuh klub yang home base di sana. Kami juga belum menjajaki. Kemungkinan kami di Jawa Timur. Kami siap bergabung dengan Madura United di Gelora Delta Sidoarjo. Atau kalau Pemda mengizinkan nanti bersama Persebaya juga," ungkap Sumardji.

Komentar

Loading...