Unduh Aplikasi

PT CSR dan PT JPA Jepang Lakukan Kerjasama Industri Pertanian dan Perikanan di KEK Arun

PT CSR dan PT JPA Jepang Lakukan Kerjasama Industri Pertanian dan Perikanan di KEK Arun
Penandatanganan kerjasama oleh Koji Sasaki dari PT. JPA International dan Nasrul Zaman dari PT. CSR Ins pada Sabtu (22/5/2021) di Kemang Jakarta. Foto: IST.

JAKARTA - Perusahaan perdagangan Jepang-Indonesia, PT JP Associe International (PT JPA International) dan perusahaan asal Aceh PT. Cipta Sejahtera Raya Ins (PT CSR) menandatangi perjanjian kerjasama. 

Informasi yang diperoleh AJNN, perjanjian kerjasama tersebut untuk memfasilitasi implementasi kerjasama investasi Bussiness to Bussiness Jepang-Aceh dalam bidang Torrefaction Plants & Torrefied PKS, industri pertanian dan industri perikanan serta industri ikutannya yang telah disepakati dalam perjanjian tersebut.

Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan oleh Koji Sasaki dari PT. JPA International dan Nasrul Zaman dari PT. CSR Ins pada Sabtu (22/5/2021) di Kemang Jakarta. 

Kedua perusahaan dalam perjanjian tersebut juga telah menyepakati untuk selanjutnya akan mengupayakan keterlibatan Universitas Syiah Kuala (USK) dalam pengembangan industri perikanan dan industri pertanian yang akan dibicarakan lebih lanjut pasca penandatanganan kontrak Torrefaction Plants & Torrefied PKS.

Penandatanganan kontrak Torrefaction Plants & Torrefied PKS sendiri direncanakan akan dilakukan oleh PT. Cipta Sejahtera Raya Ins dengan Hokoriku Power Electricity, Toyama yang difasilitasi oleh PT JP Associe International.

Nasrul Zaman dari PT. Cipta Sejahtera Raya Ins kepada AJNN mengungkapkan bahwa sebelumnya pada bulan April 2021 kerjasama ini telah mendapatkan dukungan dari pemerintah Aceh Utara dan dari pemerintah Aceh melalui Dinas penanaman modal dan investasi Aceh.

"Kita berharap jika tidak ada  kendala dan hambatan maka pada tahun 2021 ini juga telah bisa dilakukan groundbreaking Torrefaction Plants & Torrefied PKS di KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Arun Aceh Utara," ujar Nasrul Zaman kepada AJNN melalui sambungan telepon 

Groundbreaking tersebut menurut Nasrul rencananya akan dilakukan oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang akan didampingi oleh Bupati Aceh Utara dan perwakilan mitra Jepang.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marthunis saat dihubungi AJNN, Sabtu (22/5/2021) membenarkan bahwa PT. Cipta Sejahtera Raya Ins (PT CSR) meminta dukungan agar JPA dan PT. Cipta dapat berinvestasi di KEK Arun Lhokseumawe.

"Saya tidak hadir pada saat penandatangan tersebut. Namun PT. Cipta Sejahtera memang meminta dukungan agar JPA dan PT. Cipta dapat berinvestasi di KEK Arun Lhokseumawe," ujar Marthunis melalui sambungan telepon dari Banda Aceh.

Menurut Marthunis pihaknya tentu saja mendukung semua pihak yang akan berinvestasi di Aceh dengan mengikuti prosedur yang berlaku.

"Terutama investasi yang dapat memberikan nilai tambah (mengolah) komoditas unggulan Aceh," ujar Marthunis.

Namun Marthunis "mengingatkan" agar Perusahaan tersebut segera mengajukan izin ke Administratur KEK Arun Lhokseumawe sebagai wujud keseriusan lebih lanjut. 

"Administratur KEK sebagai unit kerja DPMPTSP akan melayani sesuai SOP yang berlaku," pungkas Marthunis.

Komentar

Loading...