Unduh Aplikasi

Psikolog: Perempuan dan Anak Sangat Rentan Jadi Korban di Masa Pandemi Covid-19

Psikolog: Perempuan dan Anak Sangat Rentan Jadi Korban di Masa Pandemi Covid-19
Psikolog, Endang Setianingsih. Foto: For AJNN

BANDA ACEH - Psikolog di Rumah Pelayanan Psikologi (RLP), Endang Setianingsih, mengungkapkan kalau kelompok perempuan sangat berpotensi menjadi korban dimasa Pandemi Covid-19.

Kata Endang, dimana perempuan menjadi sangat berpotensi sebagai tulang punggung keluarga disaat Covid-19, yaitu tekanan sosial, himpitan ekonomi dan perubahan psikis terkait peran sosialnya dalam keluarga dan lingkungannya.

"Perempuan dihadapkan dalam persoalan beban kerja berlipat ganda dan pasti kemungkinan dampaknya nanti pada kekerasan terhadap perempuan," kata Endang kepada AJNN, Kamis (10/9)

Menurutnya perempuan merupakan kelompok paling berdampak atau sangat rentan dari segi kesehatan fisik dan psikis, sosial serta ekonomi rumah tangga, serta rentan mengalami kekerasan.

"Ini akibat beban pekerjaan rumah tangga selama pandemi secara umum tergantung pada perempuan, dibandingkan laki-laki, belum lagi diharuskan mengajarkan anak-anak atau mendampingi anak belajar, mengerjakan pekerjaan rumah tangga dengan durasi yg memakan waktu lumayan lama dan ini akan sangat memicu stres yg tinggi pada perempuan," ungkapnya.

Selain itu, kata Endang, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) akan semakin tinggi, tingkat perceraian pun akan semakin tinggi, juga tingkat kekerasan seksual pada anak akan semakin tinggi.

"Kondisi ini semata-mata akibat tekanan ekonomi yang membuat masyarakat tampak tidak siap akan pengaruh pandemi Covid-19," ujarnya.

Ia mengatakan hal yang harus dipertanyakan adalah apakah pemerintah dan masyarakat siap menghadapi dan bagaimana cara mengatasi rentannya perempuan dan anak mengalami kekerasan kelak. Adakah solusi yg ditawarkan untuk mengatasi semua ini.

"Ini yang harus dipikirkan bersama, jangan katakan hebat kalau tingkat ini saja belum ada program yang ditawarkan," tegas Endang.

Komentar

Loading...