Unduh Aplikasi

Proyek Perluasan Wisata Hutan Kota Langsa Terancam Gagal

Proyek Perluasan Wisata Hutan Kota Langsa Terancam Gagal
Ilustrasi hutan mangrove destinasi wisata Kota Langsa. Foto: humas.setda.langsakota.go.id

BANDA ACEH - Proyek pembangunan kolam dan sarana pendukung di kawasan wisata Hutan Kota di Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa terancam tak selesai tahun 2017. Pasalnya hingga kini izin dari pemegang saham untuk perluasan lahan belum keluar.

Dalam proyek tersebut, sebanyak enam hektare lahan milik PTPN terpakai, sehingga harus dibebaskan. Pembebasan lahan milik PTPN itu harus menunggu izin dari pemegang saham yakni Kementerian BUMN dan PTPN III.

Yang anehnya, Pemerintah Kota Langsa telah terlebih dahulu membuka tender proyek tersebut. Bahkan sudah menetapkan pemenang proyek. Namun proyek itu terpaksa dihentikan sementara menunggu izin dari pemegang saham.

Pemberhentian proyek itu akan berdampak pada mangkraknya proyek. Apalagi masa kerjanya sangat terbatas yakni Juli hingga Desember mendatang.

Baca: Pemko Langsa Dituding Ingin Serobot Tanah PTPN 1

Direktur Operasional PTPN I Sayid Abdurahman membenarkan untuk sementara proyek itu dihentikan. Pemberhentian proyek merupakan kesepakatan bersama antara PTPN I dan Pemko Langsa.

"Kami sudah duduk bersama, keputusannya tidak melanjutkan dulu proyek itu sebelum keluarnya izin dari pemegang saham," kata Said Abdurahman.

Namun, kata Said, pihaknya bersama Pemko Langsa sudah menggelar pertemuan dengan pemegang saham di Jakarta pada 21 Agustus 2017.

"Sudah ada pertemuan dengan pemilik saham untuk mempercepat keluarnya izin itu," ungkapnya.

Tapi, Said tak bisa berjanji kapan keluarnya surat izin dari pemegang saham itu. Karena seluruh wewenang tersebut berada di tangan pemegang saham.

"Saya tidak bisa berjanji kapan keluarnya, itu keputusan ada di pemegang saham. Intinya PTPN I sangat mendukung program Pemko Langsa untuk perluasan kawasan hijau," katanya.

Komentar

Loading...