Unduh Aplikasi

Proyek Pengamanan Tebing Sungai Lawe Alas Diduga Gunakan Material Bodong

Proyek Pengamanan Tebing Sungai Lawe Alas Diduga Gunakan Material Bodong
Proyek Pengaman Tebing Sungai Lawe Alas. Foto: AJNN/Riki Okta

ACEH TENGGARA - Proyek Pengaman Tebing Sungai Lawe Alas sepanjang 750 meter yang tengah dikerjakan di Desa Pedesi, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, diduga memakai material bodong tanpa izin.

Penelusuran AJNN di Lpse.pu.go.id, proyek yang bersumber dari APBN itu dimenangkan oleh PT. Polada Mutiara Aceh, yang beralamat Jalan Iskandar Muda No. 5 Sigli - Pidie, dengan anggaran Rp 21 miliar lebih. Sementara konsultan pengawas proyek tersebut PT Geodimanik Konsultan KSO CV Segitiga Emas.

Dugaan material bodong itu terindikasi dari hasil konfirmasi AJNN dengan konsultan pengawas, Irwandi. Dimana ia menyebutkan kalau material proyek yang digunakan untuk proyek tersebut  dibawa dari galian C yang berada di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur.

"Material untuk proyek ini didatangkan dari galian C yang berada di Desa Buah Pala, nama galian c nya saya lupa", katanya tanpa menyebutkan nama perusahaan galian c tersebut dengan dalih lupa.

Pengumuman pemenang proyek pengaman Tebing Sungai Lawe Alas. Foto: Dok AJNN

Ketika ditanyakan terkait izin galian C yang dikontrak oleh rekanan proyek tersebut, Irwandi menyebutkan kalau pihaknya tidak akan mau menggunakan material dari perusahaan galian C yang tidak memiliki izin.

"Mana mau kita memakai galian C yang tidak memiliki izin", ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Aceh Tenggara, Edi Suriadi, yang dikonfirmasi AJNN mengungkapkan hanya ada empat perusahaan galian C yang terdaftar aktif izinnya di Aceh Tenggara.

Dari empat perusahaan galian C yang diperlihatkan oleh orang nomor satu PMPTSP Aceh Tenggara itu, tidak ada galian C yang memiliki izin di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur.

Adapun empat perusahaan galian C yang memiliki izin di Aceh Tenggara yakni PT M.Mufty Desky, di Desa Kute Cingkam, Kecamatan Lawe Alas, UD. Tunas Baru, di Desa Mbatu Mbulan, Kecamatan Babussalam, UD Khambung Tubung, di Desa Khambung Tubung, Kecamatan Babul Rahmah dan UD. Mega Perkasa, di Desa Suka Damai, Kecamatan Lawe Sigala-Gala.

|RIKI OKTA

Komentar

Loading...