Unduh Aplikasi

Proyek Pembangunan Jalan di Pidie Dilelang Pada Penghujung Tahun

Proyek Pembangunan Jalan di Pidie Dilelang Pada Penghujung Tahun
Laman LPSE. Foto: IST

PIDIE - Paket proyek infrastruktur jalan dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pidie dilelang di penghujung tahun. Dinas PUPR optimis akan selesai tepat waktu jika tidak ada persoalan. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, Samsul Bahri kepada AJNN, Senin (23/11) mengatakan, proyek peningkatan jalan di beberapa wilayah dalam Kabupaten Pidie bersumber dana dari Alokasi Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Perubahan tahun 2020. 

Terkait keterlambatan dilakukan proses tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP) dikarenakan telat menerima Daftar Isian Anggaran (DPA)  

Dia menambahkan, setelah dilakukan pelelangan proyek infrastruktur peningkatan jalan ternyata tersisa waktu 25 hari lagi, sementara batas akhir kontrak kerja sampai 21 Desember. Jika tidak ada persoalan maka akan selesai pada waktunya. 

"Perhitungan kita jika tidak ada persoalan dalam proses tender maka dapat selesai sesuai jadwal namun jika memang terjadi sanggahan maka tidak cukup waktu lagi maka proyek tersebut akan dibatalkan. Tentunya masyarakat dirugikan," ujarnya. 

Sebenarnya, anggaran untuk kegiatan reguler pembangunan infrastruktur jalan yang telah rusak itu sudah dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) namun karena kondisi COVID-19 maka terjadi refocusing anggaran sehingga tidak dapat dilanjutkan. 

"Kerena saat itu batal dibangun dengan anggaran DAK, maka kita diusulkan kembali melalui APBK-perubahan, sisanya pembangunan jalan lain yang belum tuntas akan diusulkan kembali pada tahun anggaran 2021 mendatang," kata Samsul. 

Penulusuran AJNN pada laman http://lpse.pidiekab.go.id/eproc/lelang, proyek peningkatan jalan yang ditender di penghujung tahun diantaranya, peningkatan jalan Sanggeu - Kereumbok dengan nilai pagu peket Rp800 juta, peningkatan jalan Grong-grong- Sanggeu Rp800 juta, peningkatan jalan Glee Teubong - Lhok Keumude Rp 1,3 miliar, peningkatan jalan Padang Tiji - Kunyet Rp 2,5 miliar, dan peningkatan jalan MAN Ceurih - Beuah Rp 1,9 miliar lebih. 

Selanjutnya peningkatan jalan Kumbang - Kunyet Rp 800 juta dan peningkatan jalan Sp Tanjong - Seumanyam Rp 800 juta. 

Komentar

Loading...