Unduh Aplikasi

Proyek Jembatan di Pidie Jaya Dinilai Tak Sempurna Dikerjakan

Proyek Jembatan di Pidie Jaya Dinilai Tak Sempurna Dikerjakan
Kondisi jembatan yang dibangun dengan dana DOKA tahun 2018 di Gampong Sawang. Foto:AJNN.Net/Muksalmina

PIDIE JAYA – Pembangunan jembatan di Gampong Sawang, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, dengan anggaran Rp 500 juta lebih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun anggaran 2018, dinilai dibangun tidak sempurna.

“Saya rasa yang sebelah barat jembatan itu tidak sempurna dikerjakan,” kata salah seorang warga Gampong Sawang kepada AJNN yang enggan namanya ditulis.

Menurut sumber itu, jembatan yang dibangun pada tahun 2018 itu  juga menjadi denyut nadi perekonomian bagi petani tambak di gampong tersebut. Sehingga kesempurnaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan warga. 
Kepala Desa (Keuchik) Gampong Sawang, Syuib yang dihubungi AJNN, Rabu(27/2) mengatakan, ia tidak mengetahui pasti kenapa pembangunan jembatan di gampongnya seperti itu. Namun menurutnya, tidak ditimbunnya pangkal jembatan atau oprit jembatan tersebut karena terkendala lahan atau pematang tambak yang berada di depan jembatan tersebut.

“Yang sebelah barat langsung ke tambak warga. jadi lahan atau jalan itu ada masalah sedikit, tapi jalan atau pematang tambak tepat di depan jembatan itu milik negara yang tembus ke Geulanggang, Gampong Nyoeng,” jelas Syuib.

Syuib juga mengakui pembangunan jembatan itu tidak sempurna, Sebab katanya, warga yang hendak menggunakan jembatan tersebut harus mendaki pada oprit sebelah barat.

Namun, pihaknya telah mengusulkan ke Pemerintah Pidie Jaya untuk pembangunan jalan di gampong tersebut supaya tembus ke Gampong Nyoeng.

“Sebenarnya dari jembatan itu, jalannya tembus ke Geulanggang, pemilik tambak juga sudah mengakui. Namun kalau terkait kenapa pembangunan jembatan seperti itu, saya tidak tahu,” terangnya.

Plt Kadis Pekerjaan Umum (PU) Pidie Jaya, Rizal Fikar mengatakan, terkait jembatan yang dibangun dengan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018 tersebut bukan tanggung jawab mereka, sebab pembangunan jembatan itu dikelola oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Aceh.

“Terkait yang dibangun dengan dana DOKA tahun 2018 itu ranahnya provinsi, coba dikonfirmasi ke provinsi ya,” pinta Rizal Fikar.

Penelusuran AJNN, pembangunan jembatan di Gampong Sawang tersebut bersmuber dari APBA (DOKA) tahun 2018 dengan nilai pagu paket Rp 533.000.000, yang dikerjakan oleh Cv Cuco Raja.

Hingga berita ini ditayangkan, AJNN belum berhasil mengkonfirmasi terkait jembatan tersebut kepada Dinas PU Provinsi Aceh.

Komentar

Loading...