Unduh Aplikasi

Proyek Jalan Lebar di Abdya Mulai Dimanfaatkan Warga

Proyek Jalan Lebar di Abdya Mulai Dimanfaatkan Warga
Foto: www.murianews.com
ACEH BARAT DAYA - Kendatipun pekerjaannya sempat terhambat akibat bencana banjir yang melandan Kabupaten Aceh Barat Daya pada akhir tahun 2015 lalu, namun tiga paket proyek pembangunan jalan lebar 30 meter di wilayah itu tuntas dikerjakan, dan sudah dimanfaatkan oleeh warga.

“Tiga paket proyek yang telah tuntas dikerjakan tersebut yakni, paket pembangunan jalan 30, ruas lokasi pelabuhan Surin, pembangunan jalan 30 ruas Krueng Teukuh - Ie Mirah, dan pembangunan jalan 30 ruas Lama Muda-Krueng Teukuh,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Abdya, Rahwadi, kepada AJNN Sabtu (30/4) di Blangpidie.

Rahwadi mengatakan, pelaksanaan pekerjaan ketiga proyek tersebut sebelumnya memang sempat terkendala akibat bencana banjir yang melanda kawasan, namun setelah berbagai upaya dilakukan akhirnya proyek jalan lebar dambaan petani tersebut tuntas dikerjakan dan kini kondisinya sudah bisa dimamfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Allhamdulillah, tiga ruas jalan yang telah kita bangun itu sudah dapat dimamfaatkan masyarakat, meskipun sebelumnya proses pekerjaan proyek-proyek tersebut sempat terkendala karena bencana banjir yang melanda Abdya pada akhir tahun 2015 lalu,” katanya

Rahwadi menyebutkan, pembangunan tiga paket proyek jalan lebar 30 meter di Abdya tersebut dibangun dengan mengunakan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Tambahan Usulan Daerah 2015, dengan total pagu anggaran berjumlah sekitar Rp 73 miliar.

“Jadi, untuk sisa ruas jalan lebar yang belum fungsional, pada tahun 2016 ini segera kami bangun, termasuk pembangunan ruas jalan lebar Pulau Kayu- kawasan Surin dan berharap tahun depan seluruh ruas jalan lebar 30 meter sudah dapat dimamfaatkan warga,” katanya.

Selain membangun sisa ruas jalan 30, PU Abdya pada tahun ini juga membangun dua jembatan besar di kawasan jalan lebar 30 meter dalam rangka untuk memudahkan para petani sawit dalam mengangkut hasil produksi.

Jembatan yang akan dibangun tersebut antara lain jembatan penghubung Suak Sane, dan melanjutkan pembangunan jembatan penghubung Krueng Teukuh yang selama ini sempat terhenti. “Saat ini proses pelaksanaan pembangunan kedua infrastruktur jembatan itu sudah memasuki tahap lelang, sumber anggaran DAK Reguler dan APBK,” ujarnya.

Infrastruktur jalan dan jembatan yang telah dibangun oleh pemerintah daerah itu merupakan akses penting bagi masyarakat untuk pertumbuhan ekonomi. Karena, selain dapat mempermudahkan mobilisasi pengangkutan hasil perkebunan milik masyarakat, juga dapat memangkas waktu selama dua jam petani ke kebun.

Yusuf (37), salah seorang petani sawit dikawasan Surin, mengaku gembira jika pemerintah terus membangun jalan lebar 30 meter bersama dengan jembatan Krueng Teukuh dan jembatan penghubung Lama Muda-Suak Sane, karena dapat memudahkan untuk mengangkut hasil pertanian.

“Selama ini, kami para petani terpaksa harus naik rakit untuk menjangkau ke lahan perkebunan. Tetapi, jika dua jembatan itu terbangun, tentu kami bergembira, karena tidak harus menyeberang sungai dengan rakit, ditambah terbangunnya jalan lebar itu, tentu kami menjadi mudah pergi ke kebun,” katanya.
IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...