Unduh Aplikasi

Protes Jalan Rusak dan Tolak Truk Galian C Melintas, Warga Sawang Kembali Blokir Jalan

Protes Jalan Rusak dan Tolak Truk Galian C Melintas, Warga Sawang Kembali Blokir Jalan
Warga berada di jalanan sembaru memblokir jalan lintas Sawang-Krueng Mane. Foto: Ist

ACEH UTARA - Ratusan warga di Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, kembali melakukan aksi blokir jalan lintas kecamatan setempat, Senin (29/1).

Informasi dihimpun AJNN, aksi tersebut sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir. Meski sebelumnya telah ada kesepakatan hasil mediasi oleh polisi, hari ini aksi blokir jalan lintas Kecamatan Sawang-Krueng Mane kembali dilakukan.

"Warga sangat kesal karena sampai saat ini banyak ruas jalan yang rusak parah. Apalagi saban hari dilintasi truk material galian C. Makanya sampai hari ini jalannya masih diblokir warga ," ujar Safwan salah seorang tokoh pemuda setempat saat dikonfirmasi AJNN.

Blokir jalan dilakukan warga dengan membentangi badan jalan menggunakan pohon, balok kayu, drum dan benda lainnya. Bahkan warga membuat ilustrasi menggunakan mainan alat berat sebagai simbol menolak galian C. Terpasang juga tulisan masyarakat butuh bukti bukan janji.

"Jalannya sudah rusak parah. Kami tidak sanggup hirup debu tiap hari, apalagi saat truk-truk pengangkut material utu lewat. Sayang anak-anak disini," tambah Lukman, warga lainnya.

Situasi di lokasi sempat memanas saat imbauan polisi kepada warga untuk membuka blokir jalan tidak dihiraukan. Meski demikian, upaya mediasi hingga saat ini masih berlangsung. Di lokasi juga datang Anggota DPR Aceh Tarmizi alias Panyang.

"Sekarang saya masih di lokasi bersama unsur muspika. Kami sedang upayakan mediasi dengan warga agar ada solusi terkait masalah jalan rusak dan juga larangan trayek truk pengangkut galian C melintas," sebut Tarmizi saat dikonfirmasi AJNN.

Sehari sebelumnya, warga juga memblokir jalan tersebut hingga tiga jam. Akibatnya aktivitas warga lumpuh karena jalan tak bisa dilintasi karena bentangan dahan pohon, drum dan ban bekas yang dibakar massa.

"Kami coba mediasi dari kemarin. Untuk truk galian C tidak diizinkan lewat dulu sampai ada keputusan bersama Muspika, kami pastikan itu sejak kemarin, tapi hari ini aksi blokir terjadi lagi. Masalah jalan rusak juga akan kami bantu fasilitasi ke Pemkab," sebut Kapolsek Sawang Ipda Zahabi.

Hingga berita ini diunggah, upaya mediasi kembali dilakukan antara warga dengan pihak muspika.

Komentar

Loading...