Unduh Aplikasi

Produsen Mie Disidak, Antisipasi Penggunaan Boraks

Produsen Mie Disidak, Antisipasi Penggunaan Boraks
Petugas BPOM Aceh memeriksa mie di pasar Lhokseumawe untuk mengantisipasi penggunaan zat terlarang dalam makanan. Foto: Safrizal.

LHOKSEUMAWE - Menindaklanjuti tentang laporan peredaran mie borak di sejumlah kawasan Lhokseumawe, Satuan Reskrim Polres Lhokseumawe bersama Balai Besar Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BBPOM) Aceh melakukan sidak ke sejumlah pasar dalam Lhokseumawe, Kamis (15/12).

Kasat Reskrim AKP Yasir mengatakan untuk hari ini ada beberapa titik di lokasi pasar dalam Kota Lhokseumawe, yang kita sidak dan di lakukan pemeriksaan oleh BBPOM. "Saat ini kita fokus kepada produsen pembuatan mie tepung di sejumlah titik. Seperti di pasar Inpres ada enam pedagang, dilanjutkan ke Pasar Cunda.”

Dalam pemeriksaan, beberapa produk mie tidak ditemukan kandungan boraks. Karena itu, Yasir berharap para produsen tetap menjaga kualitas mie produksi mereka dengan tidak menggunakan zat berbahaya.

“Selain menjaga kepuasan konsumen, hal tersebut juga untuk menjaga kesehatan masyarakat,” kata Yasir.

Staf Penyidik BBPOM Aceh, Eko Aprianto, mengatakan sejauh ini pihak BPOM Aceh hanya membantu pihak Polres Lhokseumawe untuk memeriksa kandungan dalam mie tepung di beberapa pasar. Namun semua sampel yang diambil tetap dibawa ke Banda Aceh untuk diperiksa kembali di laboratorium.

Komentar

Loading...