Unduh Aplikasi

Pria Ini Tega Pukul Dua Anak Kandungnya Pakai Gagang Cangkul Hingga Pingsan

Pria Ini Tega Pukul Dua Anak Kandungnya Pakai Gagang Cangkul Hingga Pingsan
Pelaku saat ditangkap polisi

ACEH TIMUR - Samsun, warga Dusun Kaye Gadeng, Gampong Masjid, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur tega memukul dua anak kandungnya yang masih dibawah umur menggunakan gagang cangkul.

Akibatnya kedua anak kandungnya yaitu Ulfa Mahate (5) dan Muhammad Nazar (3) harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pendarahan serta pingsan.

Pelaku saat ini telah ditangkap oleh pihak kepolisian dibantu Danramil 09/Nurussalam.

Danramil 09/Nurussalam, Kapten Arh Jumari, Jum'at (12/7) mengatakan, pelaku ditangkap saat berada di rumahnya, Kamis (11/7) kemarin.

Kasus pemukulan terhadap anak kandung tersebut, kata Danramil, terjadi pada Minggu (7/7) lalu di kebun kunyit pelaku.

Saat itu pelaku bersama istrinya sedang mencangkul lahan untuk ditanami kunyit, sedangkan dua korban sedang bermain di dekat gubuk.

"Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba pelaku mengamuk dan memukul dua korban dengan gagang cangkul berkali-kali hingga anaknya pingsan," kata Danramil.

Mengetahui suaminya mengamuk, lalu istri pelaku berteriak minta tolong kepada warga. Sementara pelaku langsung melarikan diri ke hutan.

Kemudian istri pelaku menggendong dua korban sembari meminta pertolongan. Di tengah perjalanan dari kebun baru ada warga yang menolong korban untuk dibawa ke Puskesmas Nurussalam dengan menggunakan mobil.

Setiba di Puskesmas Nurussalam korban dirujuk ke Rumah Sakit dr. Zubir Mahmud, Idi. Karena korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala akhirnya keduanya di rujuk ke Rumah Sakit Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Setelah mendapatkan laporan dari warga tentang peristiwa tersebut, kata Danramil, anggota Polsek Nurussalam waktu itu langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap namun mendapat perlawanan dari pelaku.

"Meskipun sudah disergap empat anggota Polsek, pelaku yang diketahui mengalami tuna wicara (bisu) itu berhasil melarikan diri ke hutan," kata Danramil.

Pada Kamis (11/7) kemarin, kata Danramil, pihak kepolisian mendapat informasi bahwa pelaku sudah pulang ke rumahnya setelah melarikan diri ke hutan selama empat hari.Pihak kepolisia dibantu anggota Koramil berhasil menangkap pelaku.

Setelah diamankan, pelaku berikut barang bukti berupa cangkul yang diduga dipakai oleh pelaku untuk menganiaya korban dibawa ke Sat Reskrim Polres Aceh Timur untuk proses hukum selanjutnya.

Komentar

Loading...