Unduh Aplikasi

Presiden Persiraja Calonkan Diri Jadi Ketua PSSI Aceh

Presiden Persiraja Calonkan Diri Jadi Ketua PSSI Aceh
Presiden Persiraja Banda Aceh Nazaruddin. Foto: Ist

BANDA ACEH - Presiden Persiraja Banda Aceh Nazaruddin menyatakan akan mencalonkan diri sebagai Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Aceh.

Dek Gam--sapaan Nazaruddin--mengatakan alasan maju sebagai orang nomor satu di PSSI Aceh adalah untuk merubah sepak bola Aceh agar lebih maju. Menurutunya setiap calon yang akan maju pasti akan memiliki tujuan yang sama yakni demi kemajuan sepak bola Aceh.

"Yang pertama semua pasti ingin merubah sepak bola Aceh untuk maju. Itu inti yang kami tanamkan di semua kandidat calon. Karena saya bisa melihat selama ini voter-voter di daerah kurang dilibatkan. Padahal mereka hanya butuh suara, mereka tidak diajarkan bagaimana mengurus suatu organisasi yang profesional," kata Dek Gam ketika diwawancara AJNN, Rabu (31/1).

Ia memberikan contoh saat mengurus Persiraja Banda Aceh. Klub lantak laju--julukan Persiraja--diurus secara profesional. Ia mengaku tidak perlu ada dimana-mana, namun seluruh kelengkapan dan administrasi tim harus berjalan dengan baik dan lancar.

"Saya tidak perlu kemana-kemana, tapi secara tim lengkap, secara pertandingan oke, gaji tidak menunggak, tanpa ada bantuan apapun dari pemerintah. Kami tidak punya bantuan dari siapa pun, Persiraja ini murni dengan uang pribadi saya. Bukan berarti saya banyak uang pribadi menghambur-hamburkan uang, bukan seperti itu juga," ungkap Dek Gam.

Menurutnya semua sepakat sepak bola di Aceh harus dibenahi. Bukan berarti yang pengurus sekarang tidak benar, yang harus dilakukan adalah memberikan tambahan vitamin agar sepak bola Aceh bisa lebih maju.

"Saya punya niat nanti bagaimana pemain-pemain Persiraja, atau pemain-pemain Aceh United nanti atau siapapun, kita berdayakan pemain-pemain dari kab/kota di Aceh. Itulah kami butuh kerja sama antara pengurus provinsi dengan kab/kota. Makanya komunikasi dengan pengurus kab/kota tidak dilakukan ketika pemilihan saja, tapi harus selalu dibangun komunikasi yang baik," kata Dek Gam.

Tujuannya adalah ketika pemain-pemain ditingkat kab/kota sudah bermain di liga profesional, ini akan menjadi batu loncatan bagi pemain itu sendiri untuk menjadi pemain hebat baik tingkat nasional maupun internasional.

"Tapi kalau hanya bermain di lokal saja, bagaimana orang luar bisa melihat potensi yang ada sama anak-anak Aceh. Saya punya klub Persiraja, dan saya harus dapat dukungan dari askot dan askab pemilik klub di kab/kota untuk bisa menyuplai pemain ke saya. Itu baru bicara bagaimana cara memajukan sepak bola khususnya pemain," jelasnya.

Dalam mengurus sesuatu baik itu organiasi sepak bola, perusahaan, maupun lainnya, kata Dek Gam pasti mempunyai tujuan akhirnya. Kalau untuk mengurus sepak bolah tujuan akhirnya adalah bibit-bibit yang unggul di daerah akan diberdayakan, dan ditingkatkan demi kemajuan. Yang jelas itu semua harus diatur seprofesional mungkin.

"Kalau sekarang saya lihat paling maju sepakbola ada di daerah barat selatan Aceh. Kalau dulu kiblat sepak bola di Pidie, Bireun, dan Aceh Besar. Sekarang bergeser ke barat selatan. Terbukti ada beberapa pemain barat selatan di Persiraja," ungkapnya.

Baca: Persiraja Tahan Imbang Klub Liga I PSMS Medan

Pertanyaannya, kata Dek Gam, kenapa pemain sepak bola tidak pernah merata. Menurutnya hal itu disebabkan komunikasi yang kurang lancar. Kalau mau jujur, pekerjaan yang gajinya paling mahal adalah pemain sepak bola. Mungkin selama ini pemain di daerah tidak mengetahui gaji di sepak bola sangat menjanjikan.

"Kenapa di daerah tidak tahu, karena komunikasi selama ini tidak sampai kepada pemain-pemain di daerah sana. Makanya saya kedepan akan melibatkan pengurus PSSI di tingkat kab/kota dalam merekrut pemain-pemain," jelasnya.

Bicara sekolah sepak bola (SSB), Dek Gam mengungkapkan SSB di Aceh sangat banyak. Namun banyak yang tidak maju-maju karena terbentur dengan dana. Berbicara olah raga apapun, kalau tidak ada dana, maka akan kurang semangat, namun bukan berarti tidak jalan. Ia bahkan berjanji akan memberikan bimbingan kepada setiap SSB di Aceh.

"SSB akan kami bimbing semua, kami kan punya duta. Tujuan duta nanti akan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan SSB di Aceh. Selama ini tidak ada, anak-anak di SSB hanya tujuan sepak bola saja dan belum memikirkan masa depan mau kemana. Tujuan saya maju ke PSSI juga ingin merubah pola pikir anak-anak generasi muda sekarang, jangan hanya memikirkan jadi PNS dan kontraktor. Mereka tidak memikirkan kalau sepak bola ini lumbungnya uang bagi pemain. Nah kalau ini diterapkan dan kami diskusikan dengan pengurus PSSI kab/kota, saya pikir luar biasa," katanya.

Dek Gam mengungkapkan potensi sepak bola Aceh sangat bagus, pemain-pemainya luar biasa. Bahkan di liga I, 60 persen klub punya pemain asal Aceh. Yang harus dilakukan adalah memberikan pembinaan yang baik kepada bibit lokal, sehingga mereka mampu bersaing dengan seluruh pemain di luar.

"Generasi ini kan putus, habis alumni Paraguay selesai. Nah kami bukan berencana membentuk Paraguay kedua, bibit lokal dibina yang baik, tidak melihat daerah mana, bagi kami seluruh Aceh itu sama," ujarnya.

Ketika ditanyai tentang dualime ditubuh PSSI, Dek Gam mengaku tidak ingin masuk dalam konflik tersebut. Ia sendiri akan mengikuti seluruh tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Sekarang Adly Tjalok sudah terpilih sebagai Ketua PSSI Aceh, saya ucapkan selamat. Tapi Adly Tjalok juga sedang mengajukan gugatan di pengadilan. Saya akan menunggu keputusan dulu, kalau memang Adly Tjalok menang di persidangan, saya tidak jadi maju, tapi kalau kalah, maka saya akan maju," ujarnya.

Hingga kini, Dek Gam mengaku sudah mengantongi 38 suara yang sudah menyatakan dukunya. Suara tersebut kemungkinan akan bertambah.

"Target saya mampu meraih 45 suara. Yang jelas saya maju untuk memperbaiki sepakbola, bukan sebuah pekerjaan. Karena sepak bola ini jangan dikait-kaitkan dengan politik. Kami sepakat baju kita nanti adalah baju PSSI, bukan orange, bukan merah, bukan biru dan bukan putih," tegasnya.

Komentar

Loading...