Unduh Aplikasi

Pramugari Diminta Berjilbab, GM Garuda Aceh: Kami Tunggu Arahan Pusat

Pramugari Diminta Berjilbab, GM Garuda Aceh: Kami Tunggu Arahan Pusat
ilustrasi Pramugari. Foto:Kompas

ACEH BESAR - Bupati Aceh Besar Mawardi Ali telah membuat surat edaran mewajibkan pramugari seluruh maskapai penerbangan yang masuk ke wilayah Aceh Besar agar berbusana muslimah dan memakai jilbab sesuai dengan aturan syariat Islam.

Hal itu disampaikan melalui surat nomor 451/651/ /2018 tanggal 18 Januari, ditujukan kepada delapan General Manager (GM) maskapai meliputi, GM Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Citylink Air, Sriwijaya Air, Wings Air, Asia Air dan GM firefly.

Baca: Bupati Aceh Besar Wajibkan Pramugari Berjilbab saat Masuk Bandara SIM

General Manager (GM) PT Garuda Indonesia Cabang Aceh, Sugiyono mengatakan pihaknya baru menerima surat tersebut beberapa hari yang lalu, kemudian langsung diteruskan ke manajemen pusat di Jakarta.

"Surat baru kita terima beberapa hari yang lalu dan langsung kita teruskan ke manajemen pusat Jakarta," kata Sugiyono, Senin (29/1) malam kepada wartawan.

Sugiyono menyampaikan, Garuda Indonesia selalu mematuhi qanun yang berlaku di Aceh, namun upaya pelaksanaan pihaknya masih menunggu arahan dari pusat, apalagi semua ini menyangkut beberapa unit maskapai Garuda Indonesia.

"Pada prinsipnya Garuda mentaati qanun yang berlaku di Aceh. Untuk pelaksanaanya masih nunggu arahan dari pusat," ujarnya.

Sugiyono juga menuturkan, memang selama ini hanya untuk keberangkatan umroh saja yang mengenakan jilbab, sedangkan untuk penerbangan reguler belum menggunakannya.

Komentar

Loading...