Unduh Aplikasi

POLEMIK PENGADAAN MOBIL DINAS BUPATI ABDYA

PPK Sebut Pengadaan Mobil Melalui PL, Sekda Abdya Bersikukuh Melalui Tender

PPK Sebut Pengadaan Mobil Melalui PL, Sekda Abdya Bersikukuh Melalui Tender
Mobil dinas baru Bupati Abdya. Foto: Ist

ACEH BARAT DAYA - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelontorkan dana Rp 1,018 miliar, untuk melakukan pembelian mobil dinas Bupati Abdya, Akmal Ibrahim.

Pembelian mobil merk Nissan Elgrand itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (ABPK) Abdya tahun anggaran 2019. Kabarnya, pembelian mobil dinas Akmal Ibrahim ini dilakukan secara diam-diam dan tanpa melalui proses lelang.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Abdya, Thamrin mengatakan bahwa pembelian mobil dinas baru tersebut sudah dilakukan sejak tiga bulan yang lalu dengan menggunakan anggaran Rp 1 miliar lebih.

“Oh iya, sudah lama itu kan. Sudah tiga bulan yang lalu. Sekitar 1 miliar lebih,“ kata Thamrin kepada AJNN, Sabtu (20/7) malam.

Ia membantah terkait informasi yang menyebutkan bahwa pembelian mobil dinas baru milik Bupati Abdya tersebut dilakukan dengan cara penunjukkan langsung.

“Tenderlah, manapula tidak tender. Mana berani kami tidak tender,“ katanya melalui sambungan telepon.

Baca: Rp 1,018 Miliar Digelontorkan untuk Mobil Dinas Baru Bupati Abdya

Lebih lanjut, Thamrin menjelaskan bahwa yang menjadi pertimbangan terkait pembelian mobil dinas baru untuk operasional bupati ini, karena mobil dinas yang lama sudah lima tahun digunakan, sehingga dianggap perlu untuk dilakukan pembelian mobil dinas yang baru.

“Mobil yang disana kan sudah lima tahun. Kalau sudah lima tahun, kan sudah bisa beli yang lain,“ ujarnya.

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Setdakab Abdya, Teuku Indra, mengatakan pembelian mobil dinas tersebut dilakukan dengan cara penunjukan langsung (PL), karena kebutuhannya mobil jenis Nissan Elgrand. Namun, jika pengadaan kendaraan umum lainnya bisa dilakukan melalui lelang terbuka.

“Benar, mobil itu dibeli seharga Rp1,018 miliar menggunakan APBK tahun 2019,” kata Teuku Indra.

Berdasarkan penelusuran AJNN, di laman lpse.acehbaratdayakab.go.id pengadaan kenderaan dinas baru milik bupati ini dilakukan melalui mekanisme penunjukkan langsung atau non tender dengan nilai pagu paket Rp 1.065 miliar dengan sumber anggaran APBK Abdya tahun anggaran 2019.

Paket non tender dengan nama tender Pengadaan Kenderaan Dinas Operasional Pimpinan Daerah ini dimenangkan oleh peserta tunggal, yakni PT Wahana Wirawan yang beralamat di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar dengan HPS Rp 1.018 miliar.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...