Unduh Aplikasi

Potret Kemiskinan di Aceh Utara, Syarifah Hidup dengan Lima Cucu di Gubuk Reyot

Potret Kemiskinan di Aceh Utara, Syarifah Hidup dengan Lima Cucu di Gubuk Reyot
Syarifah bersama dua cucunya di depan rumah miliknya yang sudah tidak layak huni. Foto: Ist

ACEH UTARA - Raut wajah Syarifah tampak tegar dihadapan kelima cucunya. Meskipun janda tua asal Desa Matang Puntong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara itu terkadang tidak kuat membendung kesedihan dengan linangan air mata.

Bagaimana tidak, hari-hari dirinya harus memutar otak dalam memenuhi kebutuhan kelima cucunya. Segenap curahan kasih sayang untuk merawat cucunya itu harus dilakoni Syarifah untuk menggantikan ibu mereka yang telah meninggal dunia dua tahun lalu karena sakit. Sedangkan ayah kelima anak itu memilih berkeluarga lagi dengan penghasilan ekonomi pas-pasan.

Di istana berkontruksi kayu dengan berlantai tanah tidak menyurutkan keinginan Syarifah untuk membesarkan kelima cucunya itu. Gubuk dengan kondisi atap mulai bocor berdinding tepas anyaman dikelilingi penuh lubang, seakan kian melengkapi derita janda tua yang bekerja serabutan itu.

Ketua Lembaga Peduli Duafa Indonesia (LPDI) Aceh Utara, Sriwahyuni menuturkan, kondisi Syarifah yang merawat lima cucunya tersebut di Desa Matang Puntong, Kecamatan Samudera hidupnya sangat memprihatinkan.

Janda tua tersebut hidup dengan kelima cucunya disebuah gubuk dengan kondisi atap bocor serta dinding dikelilingi lubang.

"Hidup mereka sangat memprihatinkan, jauh dari kata layak dan sehat untuk cucunya yang masih kecil itu," kata Sriwahyuni.

Sriwahyuni saat berkunjung ke rumah janda tua itu, dirinya mengaku terpati. Kelima anak yang dirawat Syarifah yang paling bungsu laki-laki berumur tiga tahun, kakaknya berumur 6 tahun, selanjutnya berumur 11 tahun, 13 tahun dan terakhir abangnya berumur 14 tahun di pasantren.

Janda tua sehari-hari hanya bekerja serabutan kepada Sriwahyuni mengeluhkan bila saat ini dirinya sangat berharap adanya perhatian baik itu dari pemerintah maupun pihak dermawan untuk membangun rumah layak huni untuk ditempat bersama kelima cucunya.

Selain itu, kata Sriwahyuni, dirinya juga sangat berharap ada pihak dermawan yang bisa meringankan dirinya untuk pendidikan cucunya.

"Janda Syarifah sangat berkeinginan kelak cucunya jadi orang yang berhasil dan berguna bagi agama dan masyarakat banyak," ujar Sriwahyuni.

Komentar

Loading...