Unduh Aplikasi

PORA Aceh Timur di duga sarat korupsi

PORA Aceh Timur di duga sarat korupsi
Adi Maros, Ketua umum Aceh Human Foundation (AHF) Provinsi Aceh, Abd. Hadi Abidin
ACEH TIMUR - Pekan Olah Raga (PORA) ke XII yang berlangsung Juni lalu di Idi Aceh Timur telah usai. Rumor berkembang dikalangan masyarakat terjadi penyalahgunaan angggaran. Dan di duga panitia terlibat korupsi Rp. 45 Milyar.

Ketua umum Aceh Human Foundation (AHF) Provinsi Aceh, Abd. Hadi Abidin yang kerap disapa Adi Maros, meminta penegak hukum untuk memanggil atau memeriksa Ketua Umum PP PORA ke XII yang berlangsung di Aceh Timur itu.

"Di duga peluang terjadi korupsi sangat terbuka saat pengadaan perlengkapan baju Atlit, perlengkapan Alat-alat olah raga dan masih banyak item lainnya yang dikelola oleh panitia PORA," kata Adi Maros.

Kemudian tambah Adi Maros, aparat penegak hukum di Aceh harus memeriksa panitia penyelenggaraan PORA ke XII.

"Kami akan mengumpulkan data yang akurat, untuk di serahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta," katanya

lanjut Adi Maros, rumor yang berkembang di masyarakat sangat mengejutkan, pasalnya diduga begitu gampang melakukan korupsi, Maka untuk itu, penegak hukum di Aceh Timur dan Propinsi Aceh segera merespon terkait rumor tersebut.

"Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api," imbuh nya.

Jikalau terbukti panitia PORA ke XII melakukan penyalahgunaan uang negara (korupsi) maka Bupati Aceh Timur, Hasballah M. Thaib harus mencopot panitia yang menduduki jabatan di pemerintahannya agar lebih mudah mengusut dan tidak mengangu jalannya roda yang dipimpinnya. Ujar Adi Maros
Istanjoeng

Komentar

Loading...