Unduh Aplikasi

Polrestas Banda Aceh Tangkap Tiga Pelaku Curanmor

Polrestas Banda Aceh Tangkap Tiga Pelaku Curanmor
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh perlihatkan aksi pelaku curanmor terekam CCTV. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh menangkap tiga orang pria lantaran diduga sebagai pelaku pencurian kenderaan bermotor di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar. Ketiga pria tersebut masing-masing berinisial PH (35), HN (35) dan SR (37). Satu diantaranya sopir mobil angkutan umum jenis L300. 

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha menyebutkan pengungkapan tersebut berawal saat seorang tersangka kedapatan mencuri kenderaan oleh warga di desa Cadek, Baitussalam, Aceh Besar pada pertengahan Agustus 2020. 

"Pelaku PH ditangkap warga kedapatan mencuri kenderaan warga, selanjutnya kita lakukan pengembangan dan mengamankan dua tersangka lainnya di lokasi berbeda," kata AKP M Ryan didampingi Kanit Ranmor Iptu Bambang Junianto, Rabu (21/10).

Dari pengakuan, kata AKP M Ryan, ke tiga pelaku pernah melakukan pencurian di delapan lokasi di Banda Aceh dan Aceh Besar. Bahkan, aksi mereka pernah terpantau dengan oleh camera CCTV di daerah Lueng Bata.

"Saat mencuri kenderaan warga di kawasan Lueng Bata pernah terpantau oleh CCTV," ucapnya. 

Mantan Kasatreskrim Polres Aceh Tamiang ini menyebutkan modus operandi yang dilakukan tersangka ini tidak menggunakan kunci T, melainkan mencari kenderaan yang kuncinya tertinggal di kenderaannya. 

"Mereka ini mencari kenderaan yang kunci tertinggal, saat korban lengah pelaku langsung membawa kabur motor milik korban," ujarnya. 

Hasil kejahatan mereka, lanjut AKP M Ryan dijual ke daerah Kutacane dengan harga bervariasi. Kenderaan tersebut dibawa menggunakan mobil L300 yang dikemudikan tersangka HN. 

"Dari delapan unit kendaraan yang berhasil dicuri pelaku, empat unit berhasil kita diamankan. Hasil curiannya dijual di luar Banda  Aceh dengan harga berkisar Rp2 juta hingga Rp3 juta per unit," sebut M Ryan. 

Saat ini, polisi masih mengejar lima pelaku lainnya yang telah masuk daftar pencarian orang atau DPO. Ke empat pelaku diamankan di Mapolresta guna proses hukum selanjutnya. 

"Kita masih cari pelaku lainnya serta keberadaan empat unit motor yang telah dijual oleh para tersangka," ungkap Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Ryan Citra Yudha

Komentar

Loading...