Unduh Aplikasi

Polres Pidie Tangkap Pelaku Penculikan dan Penganiayaan, Korban Disekap Selama 22 Jam

Polres Pidie Tangkap Pelaku Penculikan dan Penganiayaan, Korban Disekap Selama 22 Jam
Foto: Ist

PIDIE-Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pidie mengungkap kasus penculikan yang disertai penganiayaan dan kekerasan. Seorang pelaku bernisial Ir (45) warga Mutiara Timur berhasil ditangkap, sementara dua pelaku lain masih buron.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian melalui Kasatreskrim Iptu Ferdian Candra kepada AJNN, Senin (12/10) menjelaskan, pengungkapan kasus penculikan tersebut berawal dari laporan korban penculikan bernisial NR (20) warga Kecamatan Tiro. 

"NR membuat laporan, bahwa dirinya korban penculikan yang disertai penganiayaan dan kekerasan, selanjutnya langsung meningkatkan penyidikan dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya pada Sabtu (8/10) malam sekitar pukul 23.00 WIB," ujarnya. 

Kasus penculikan tersebut dilatarbelakangi kecerembuan terhadap istrinya yang berselingkuh dengan NR, meski istrinya telah menampik tuduhan tersebut namun pelaku tidak percaya. 

Kemudian menyusun strategi untuk menculik korban yang dicurigai telah berselingkuh dengan istrinya. Melalui teman pelaku berinisial P (25) bersama seorang pelaku lainnya yang saat ini masih buron menjemput korban dengan dalih melihat mobil di kawasan Kota Beureunun. Tanpa rasa curiga korban memenuhi ajakan pelaku hingga dibawa ke rumah pelaku Ir pada Jumat (9/10). 

"Korban disekap dalam sebuah kamar rumah pelaku selama 22 jam, tangan dan kaki korban diikat dengan kain serta dililit dengan rantai pada bagian leher hingga tangan,"  kata Candra. 

Dalam sekapan tersebut, pelaku menginterogasi korban sambil melakukan tindakan penganiayaan, namun karena tidak sanggup menerima penganiayaan, korban terpaksa mengaku apa yang dituduhkan oleh pelaku, bahkan saat interogasi tersebut pelaku memegang sebilah pisau.

Setelah korban mengaku, lalu pelaku membawa korban ke Mapolsek sambil memperlihatkan vidio rekaman korban yang mengakui perselingkuhannya dengan suami pelaku. 

"Karena tindakan yang dilakukan pelaku terhadap korban salah, maka pihak Polsek membebaskan korban. Kemudian korban membuat laporan ke Reskrim atas kejadian yang menimpa dirinya. Setelah beberapa jam kemudian kita mengamankan seorang pelaku Ir sementara dua lainnya masih buron," ungkapnya. 

Komentar

Loading...