Unduh Aplikasi

KASUS MENINGGALNYA PEGAWAI KIP PIJAY

Polres Pidie Limpahkan Berkas Perkara ke Kejaksaan Pijay

Polres Pidie Limpahkan Berkas Perkara ke Kejaksaan Pijay
Rekontruksi kasus meninggalnya pegawai KIP Pidie Jaya. Foto: Muksalmina

PIDIE JAYA - Kepolisian Resor (Polres) Pidie telah melimpahkan berkas perkara kasus meninggalnya salah seorang pegawai Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Jaya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya.

"Beberapa minggu lalu kami sudah melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Pidie Jaya, dan dikembalikan untuk melengkapi, dan beberapa hari lalu kami sudah melengkapinya, dan sudah kami limpahkan kembali," kata Kasatreskrim Polres Pidie, AKP Eko Rendi Oktama yang dikonfirmasi AJNN, Rabu (15/1).

Namun lanjut AKP Eko, Kejari Pidie Jaya belum memberitahukan pihaknya apakah berkas yang dilimpahkan kedua itu sudah dinyatakan lengkap atau P21.

"Apakah berkasnya sudah dinyatakan lengkap, kami belum diberitahukan. Untuk tersangkanya, sampai saat ini masih sebagai tahanan Polres Pidie," jelasnya.

Sementara itu, Kasipidum Kejari Pidie Jaya, Aulia yang dihubungi AJNN mengatakan, pihaknya sedang menelaah berkas perkara kasus meninggalnya pegawai KIP setempat yang telah dilimpahkan oleh Polres Pidie.

Baca: Polisi Rekonstruksi Kasus Meninggalnya Pegawai KIP Pijay

"Kasus ini agak rumit. Kami masih menelaah berkas perkara yang telah dilimpahkan kembali oleh Polres Pidie. Nanti kami akan memberitahukan jika perkara ini sudah dinyatakan P21," sebut Aulia.

Seperti diketahui, Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pidie menetapkankan lima terduga dalam kasus meninggalnya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Jaya bernama Herry bin Rusli (34).

Kelima tersangka yang sudah ditahan itu, empat diantaranya warga Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya masing-masing berinisial HAF (41), MUH (32), SUR (40) dan RZ (37). Sedangkan satu tersangka lainnya TM (30) warga Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

Dalam kasus tersebut polisi tidak menerapkan pasal pembunuhan. Namun kelima tersangka dibidik dengan pasal 359 Jo Pasal 304 Jo Pasal 306 Ayat (2) KUHP, karena diduga mengakibatkan orang mati atau luka karena salahnya dan meninggalkan orang yang memerlukan pertolongan.

Komentar

Loading...