Unduh Aplikasi

Polres Nagan Raya Amankan Dua Penambang Emas Ilegal, Pemilik Modal Jadi DPO

Polres Nagan Raya Amankan Dua Penambang Emas Ilegal, Pemilik Modal Jadi DPO
Ilustrasi. Foto: Net

NAGAN RAYA - Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya mengamankan dua unit alat berat beko dari lokasi tambang emas ilegal yang berada di Desa Blang Neang, Kecamatan Beutong, kabupaten setempat, Minggu lalu.

Selain mengamankan alat berat, petugas juga mengamankan dua operator beko yakni R (39) dan D (39) warga Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, serta emas seberat 25 gram hasil tambang beserta karpet yang digunakan untuk memisahkan emas dengan tanah dan mesin asbuk.

Baca: Polda Gerebek Penambangan Liar di Aceh Barat, Sejumlah Alat Berat Diamankan

Selain itu, Polres setempat juga sedang memburu salah seorang pemilik modal serta satu operator beko lainya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya, Ajun Komisaris Besar Polisi Risno mengatakan kedua operator yang diamankan sudah ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga melanggar pasal 58 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dengan pidana penjara paling lama 10 tahun kurungan, dan denda paling banyak Rp10 miliar.

“Saat kami lakukan operasi, para pelaku penambang emas ilegal berhasil kabur. Namun kami berhasil amankan operator beko serta dua unit beko yang rusak,” kata Kapolres Nagan Raya, AKBP, Risno ketika dihubungi AJNN, Selasa (17/3).

Baca: Polres Aceh Barat akan Awasi Kawasan Dicurigai Tambang Ilegal

Dikatakannya, operasi yang dilakukan Polres setempat tidak hanya berhenti di dua operator beko, tapi juga sedang memburu salah satu pemilik modal yang selama ini menyokong kegiatan tambang emas disana.

Risno menambahkan, saat ini pihaknya juga akan terus melakukan patroli guna mencegah adanya tambang emas ilegal. Selain patroli, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi bahaya tambang emas ilegal guna mencegah maraknya tambang emas ilegal disana.

“Kami akan terus lakukan patroli di daerah-daerah yang selama ini dijadikan tambang emas ilegal. Warga juga kami himbau untuk tidak melakukan tambang emas ilegal. Ada dua kecamatan selama ini kerap menjadi lokasi tambang emas ilegal yakni Beutong Dan Beutong Ateuh (Banggala)," ungkapnya.

Komentar

Loading...