Unduh Aplikasi

Polres Lhokseumawe Tangani Tujuh Kasus Penyeludupan Manusia

Polres Lhokseumawe Tangani Tujuh Kasus Penyeludupan Manusia
Dua diduga pelaku perdagangan manusia saat diamankan di Kodim Aceh Utara. Foto AJNN/Sarina.

LHOKSEUMAWE - Satuan Rersese Kriminal Polres Lhokseumawe saat ini tangani tujuh kasus Tindak Pidanan Perdagangan Orang (TPPO).

Ketujuh kasus dari delapan tersangka itu yakni upaya membawa kabur Imigran Rohingya dari Balai Latihan Kerja (BLK) Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

“Iya benar, kita saat ini tangani tujuh kasus TPPO,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Kasat Reskrim Iptu Yoga Panji Prasetya kepada AJNN, Jumat (11/12).

Sambung Yoga, berkas perkara kasus tersebut saat ini tahap pertama sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Baca: Terlibat Perdagangan Manusia, Sopir dan Tukang Becak Asal Sumut Dibekuk

“Kita sedang menunggu jawaban dari Jaksa, jika berkasnya tidak lengkap akan dilengkapi. Namun kalau sudah dinyatakan rampung, akan segera kita limpahkan tersangka,” jelasnya.

Disinggung soal dua pelaku yang ditangkap pada Rabu (9/12) malam, Yoga menjawab, malam itu TNI Kodim 0103 Aceh Utara menyerahkan mereka ke Imigrasi dan UNHCR.

“Dan tadi saya menerima telepon dari lembaga itu, bahwa hari ini akan dilimpahkan ke Polres Lhokseumawe,” ujar Yoga.

Sambung Yoga, dalam hal ini pihaknya berupaya akan membendung jangan sampai terjadi lagi kejadian yang sama, karena kebanyakan dari tersangka tersebut orang suruhan.

“Mereka (pelaku) disuruh, tapi tidak tau siapa yang mereka jemput. Jadi semoga ke depan hal ini bisa dibendung,” ungkapnya.

Komentar

Loading...