Unduh Aplikasi

Polres Lhokseumawe Bekuk Sindikat Penipuan Online Jaringan Provinsi

Polres Lhokseumawe Bekuk Sindikat Penipuan Online Jaringan Provinsi
Polisi memperlihatkan tersangka dan barang bukti. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE - Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe berhasil meringkus satu dari tiga sindikat kasus penipuan online jaringan Provinsi yang diduga telah menipu warga Lhokseumawe hingga puluhan juta rupiah.

Tersangka tersebut berinisial FR (25), warga Gampong Teumpok Baroh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Waka Polres Kompol Ahzan mengatakan, penipuan online tersebut dilakukan melalui telepon seluler dengan cara mencatut nama kerabat atau teman korban dan berpura-pura kenal.

“Tersangka FR mengaku bernama Fadil kepada korban, dan ternyata nama itu memang orang yang dikenali korban. Tersangka meminta pemodal untuk melakukan bisnis jual beli handphone,” katanya didampingi Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Kamis(27/2).

Dikatakan Ahzan, tidak lama kemudian korban menerima panggilan dari FY (DPO), yang mengaku bernama Asiong dengan nomor handphone 0812xxx dan menyebutkan ingin membeli barang elektronik berupa HP dari korban.

“Karena diimingi akan mendapat keuntungan besar, maka korban terpedaya dengan perkataan yang dijanjikan itu,” tuturnya.

Sambung Ahzan, kemudian korban kembali menelpon FR yang mengaku bernama Fadil dan mengatakan atas pemesanan yang dilakukan FY. Lalu tersangka meminta korban agar mengirimkan uang supaya HP bisa dikirimkan ke Asiong (FY).

“Lalu korban mengirimkan uang sebanyak tiga tahapan, tahap pertama Rp15 juta, kedua Rp19 juta dan ketiga Rp5 juta dengan total seluruhnya Rp39 juta,” ujar Ahzan.

Ahzan juga menyebutkan, karena sudah berbulan-bulan, korban tidak mendapatkan keuntungan dan malah merasa tertipu, lalu korban melaporkan hal tersebut ke Mapolres Lhokseumawe.

“Atas laporan itu kami lakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap tersangka pada Januari lalu di rumahnya,” pungkas Ahzan.

Komentar

Loading...