Unduh Aplikasi

Polres Aceh Barat Tangkap Tiga Spesialis Pencuri Ternak

Polres Aceh Barat Tangkap Tiga Spesialis Pencuri Ternak
Tiga spesialis pencuri ternak dan satu orang penadah hasil curian. Foto: Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat mengamankan tiga pelaku pencurian ternak yang sangat meresahkan masyarakat. Para pelaku tersebut berinisial AS (42), Z (18), warga Desa Peunaga Baro, dan ES(30) warga Desa Peunaga Paya, Kecamatan Meureubo.

Selain mengamankan tiga orang pelaku, polisi juga mengamankan seorang warga Desa Palimbungan, Kecamatan Kaway XVI, berinisial AN (47), yang diduga penadah ternak curian.

Kepala Polres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Teguh Priyambodo Nugroho, SIK melalui Kepala Sat Reskrim, Ajun Komisaris Polisi Fitriadi, mengatakan ketiganya ditangkap Selasa (24/10), di pinggir jalan daerah Desa Peunaga Baro.

“Saat itu ada salah seorang anggota kami yang berpakaian preman hendak pulang ke rumah, kemudian melihat ada mobil mencurigakan. Di dalam mobil itu ada satu orang pelaku. Lalu dihampiri mobil itu untuk menanyakan maksud dan tujuan mobil itu diparkir disitu," katanya.

Anehnya, kata Fitriadi, ketia ditanya pelaku tidak mau mengaku, namun anggotanya melihat ada kotoran kambing di dalam mobil. Setelah didesak akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.

Beberapa saat kemudian, dua pelaku keluar dari semak-semak dengan membawa dua ekor kambing curian dari pemukiman warga. Seketika itu pula ketiganya diringkus oleh pihak kepolisian dengan barang bukti berupa dua ekor kambing hasil curian dan satu unit mobil mini bus L-300 yang digunakan untuk membawa ternak curian.

"Selanjutnya kami melakukan pengembangan, kemudian kami menangkap AN," jelasnya.

Kepada polisi, ketiganya mengaku melakukan pencurian atas himpitan ekonomi, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan biaya hidup mereka sehari-hari.

"Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 363 KUHP ayat 3 dengan maksimal hukuman penjara sembilan tahun, sementara itu penadah dikenai pasal 480 dengan maksimal ancaman penjara empat tahun," imbuhnya.

Komentar

Loading...