Unduh Aplikasi

Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Senilai Rp16 Miliar Yang Melibatkan Mantan Kadis

Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Senilai Rp16 Miliar Yang Melibatkan Mantan Kadis
Barang bukti yang disita penyidik Polda Aceh Foto; Tommy

BANDA ACEH - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh mengungkap kasus dugaan korupsi pengadaan pembasmi hama kopi di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bener Meriah.

Dari kasus tersebut, empat orang telah ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Aceh salah satunya mantan kepala dinas setempat selaku Kuasa Penguna Anggaran berinisial AR, mantan PPK berinisial T dan MU serta TJ selaku pihak rekanan.

Kabid humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono menyebutkan kasus korupsi ini dilakukan dengan cara pengelembungan harga atau mark up yang dilakukan untuk pengadaan pembasmi kopi.

Anggaran pengadaan pembasmi kopi tersebut dianggarkan dari APBN 2015 sebesar Rp 48 miliar lebih yang pelaksana kegiatan di laksanakan oleh PT Jaya Perkasa Group.

"Korupsi terjadi dengan cara mark up harga dimana harga satuan yang dikeluarkan oleh distributor digelembung dua kali lipat," kata Ery, Rabu (9/10).

Baca: GMNI Apresiasi Polda Aceh Proses Hukum Dugaan Korupsi Atraktan

Ia juga menyebutkan dari hasil perhitungan BPKP dan LKPP, kata Ery telah terjadi kerugian negara sebesar Rp16 miliar lebih.

"Dalam kasus ini ada 50 saksi yang telah kita periksa termasuk saksi ahli," sebut Ery.

Tim penyidik, lanjut Ery telah menyita sejumlah barang bukti uang tunai Rp 2 miliar dan dua sertifikat tanah dengan total Rp 4 miliar.

"Kita kita akan melakukan penyidikan terhadap tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas pidana korupsi tersebut," kata Ery.

Baca: Mantan Kadis Kehutanan dan Perkebunan Bener Meriah Jadi Tersangka

Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes T Saladin menambahkan kasus korupsi tersebut dilakukan penyidikan sejak 2016 hingga 2018.

"Kasus ini memang lama, karena saksi yang diperiksa mencapai 50 orang saksi. Empat tersangka tidak dilakukan penahanan karena dianggap koorperatif," ungkapnya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...