Unduh Aplikasi

Polisi Terus Kumpulkan Bukti Permulaan Kasus Beasiswa Dana Aspirasi DPRA

Polisi Terus Kumpulkan Bukti Permulaan Kasus Beasiswa Dana Aspirasi DPRA
Dirreskrumsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh terus mengumpulkan bukti-bukti permulaan yang cukup dari para pihak dalam kasus beasiswa dana aspirasi anggota DPRA.

"Tim masih mengumpulkan bukti-bukti, sehingga nantinya dengan bukti permulaan, akan dilihat apakah ada tindak pidana korupsi atau tidak dalam kasus beasiswa itu," kata Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta, Kamis (24/9).

Ia menyebutkan kasus beasiswa Pemerintah Aceh melalui aspirasi anggota dewan masih tahap penyelidikan. Sebanyak 200 mahasiswa telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Dari 412 penerima beasiswa itu yang telah kita kirimkan surat pemanggilan, yang datang cuma 200 orang," ujarnya.

Margiyanta menyebutkan kasus tersebut belum cukup untuk ditingkatkan ke penyidikan. Hal ini dikarenakan masih minimnya bukti termasuk bahan keterangan yang dikumpulkan penyidik.

"Kami sebagai penyidik menyatakan kasus itu belum cukup dinaikkan ke tingkat penyidikan. Minimal progres penyelidikannya di atas 60 persen," sebut Kombes Pol Margiyanta.

Baca: Polda Pastikan Kasus Beasiswa Dana Aspirasi DPRA Diusut Tuntas

Menurut Margiyanta, pencapaian target di atas 50 persen sangat diperlukan untuk memudahkan penyidik menemukan kerugian negara.

"Ini juga memudahkan saksi ahli yakni BPKP menemukan adanya kerugian negara," ujarnya.

Margiyanta juga menambahkan sebagian mahasiswa penerima ada yang telah mengembalikan uang beasiswa yang mereka terima.

"Jumlah mahasiswa yang telah mengembalikan uang beasiswa saya tidak ingat. Totalnya ada Rp140 juta," kata Margiyanta.

Dalam proses penyelidikan, kata Margiyanta, pihaknya mengalami beberapa kendala salah satunya sebagian mahasiswa sudah berada di luar Aceh.

"Beberapa saksi yang ingin kita mintai keterangan tidak berada lagi di Aceh, dan ini membutuhkan waktu lama dalam mengungkapkan kasus itu. Kami pastikan kasus dugaan korupsi beasiswa terus diusut tuntas," ungkap Kombes Pol Margiyanta.

Komentar

Loading...