Unduh Aplikasi

Polisi Tangkap Penebar SMS Provokasi di Singkil

SINGKIL - Sebanyak dua orang pelaku penebar pesan singkat (SMS) pasca kerusuhan pembakaran gereja di Singkil berhasil diamankan tim Polda Aceh dibantu Polres Singkil pada Jumat malam (16/10).

Kedua pelaku  masing-masing berinisial F (18) dan S A (17). Keduanya juga diketahui berasal dari Desa Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Berdasarkan informasi yang diperoleh AJNN di lapangan, kedua pelaku saat ini masih ditahan di Mapolres Singkil untuk dimintai keterangan.

Sebelumnya, pada Selasa malam (13/10), Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengeluarkan pernyataan mengimbau warga agar tidak terprovokasi oleh informasi menyesatkan yang tersebar melalui pesan singkat (SMS) tersebut.

Badrodin berharap masyarakat bisa menahan diri sehingga permasalahan yang ada dapat diselesaikan secara damai dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Dalam situasi seperti ini biasanya berkembang SMS yang sifatnya provokasi seperti itu. Dan kenyataannya, berdasarkan laporan yang saya dapatkan, terjadi seperti itu," kata Badrodin dalam konferensi pers di rumah dinasnya, Jakarta, sebagaimana dikutip CNN pada, Selasa malam (13/10).

| NAZAR AHADI

Komentar

Loading...