Unduh Aplikasi

Polisi Tangkap Pembunuh Petani di Aceh Barat

Polisi Tangkap Pembunuh Petani di Aceh Barat
Polisi memperlihatkan tersangka dan barang bukti. Foto: Ist

ACEH BARAT - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat berhasil mengungkap peristiwa tewasnya Abdullah, warga Peulanteu LB, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat yang ditemukan tewas oleh adik kandungnya pada Minggu, 26 Juli 2020 di kebunnya sendiri.

Dari penyelidikan yang dilakukan Kepolisian setempat diketahui jika Abdullah tewas dibunuh pria berinisial BT, (51) yang juga warga desa setempat.

Pembunuhan yang dilakukan BT terhadap Abdullah, lantaran ditengarai rasa sakit hati karena Abdullah telah membacok empat kerbau milik BT.

Kepala Polres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Andrianto Argamuda SIK, mengatakan terungkapnya kasus tersebut, setelah pelaku mengakui sendiri perbuatannya saat diperiksa polisi Kamis, (13/8).

Baca: Sehari Tak Pulang, Warga Aceh Barat Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok

“Kasus ini diketahui setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap saksi, dan saki mengakui membunuh korban karena merasa sakit hati lantaran kerbau pelaku sebanyak empat ekor dibacok korban. Dalam kasus ini sebelum memeriksa pelaku ada dua puluh lima saksi yang kita periksa hingga mengarah ke BT,” kata Kapolres, saat menggelar konfrensi pers, di Polres setempat.

Dikatakannya, dalam kasus tersebut korban membacok empat kerbau pelaku lantaran merusak pagar kebun milik korban, sehingga kerbau-kerbau milik pelaku bebas berkeliaran dalam kebun milik korban.

Tidak terima dengan hal itu, kata dia, korban pun membacok kerbau pelaku yang ditemui masuk dalam kebun miliknya.

Sebelum pelaku membunuh korban, kata dia, pada Sabtu, 25 Juli 2020 pelaku melihat korban melintas dengan sepeda motor membawa sebilah parang, serta bibit nilam menuju ke kebunnya.

“Lantaran melihat ada parang ditangan korban saat kekebun, lalu pelaku pulang mengganti baju serta membawa sebilah parang menuju ke kebun korban, karena takut kerbau miliknya akan dibacok lagi,” ungkap Andrianto.

Dan saat tiba di kebun korban, kata dia, benar saja jika pelaku menemukan korban hendak membacok kerbau milik pelaku yang berada dalam kebun milik korban. Melihat kerbau miliknya hendak dibacok lalu BT menegur Abdullah.

Karena tidak terima ditegur, kata dia, lalu Amdullah mendekati BT dan sempat terjadi cekcok hingga korban bernama Abdullah ini mengarahkan parangnya ke pelaku bernisial BT.

“Nah lalu pelaku menangkis parang milik korban dengan sepotong kayu yang ada ditangannya. Setelah berhasil menagkis pelaku mengarahkan parang miliknya ke leher korba, “ sebut Andrianto.

Usai terkena bacok, Abdullah sempat mengejar pelaku sepanjang sepuluh meter sampai akhirnya jatuh dalam posisi tertelungkup dan tewas dengan memegang sebilah parang.

Komentar

Loading...