Unduh Aplikasi

Polisi Tak Temukan Aktivitas di Lokasi Tambang Emas Ilegal Pucok Krueng Sikuleh

Polisi Tak Temukan Aktivitas di Lokasi Tambang Emas Ilegal Pucok Krueng Sikuleh
Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya, Miftahuda Dizha Fezuono bersama anggotanya saat memasang garis polisi di Kamp Tambang Emas Pucok Krueng Sikuleh. Foto: Ist.

ACEH JAYA - Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Aceh Jaya mengaku jika pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi kawasan Pucok Krueng Sikuleh yang diduga sudah dijadikan sebagai lokasi tambang emas ilegal menggunakan sejumlah alat berat (excavator).

Namun pihaknya mengaku tidak menemukan aktivitas apapun termasuk alat berat di lokasi tambang emas yang berada di kawasan Pucok Krueng Sikuleh, Desa Panggong, Kecamatan Krueng Sabee' Kabupaten Aceh Jaya.

"Kami sudah turun ke lokasi kemarin, namun tidak ditemukan aktivitas apapun, termasuk alat berat juga tidak ada di lokasi," kata Kapolres Aceh Jaya, AKBP Harlan Amir melalui Kasat Reskrim, Iptu Miftahuda Dizha Fezuono yang dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (4/2).

Menurut Iptu Dizha, pihaknya menduga sejumlah alat berat sudah duluan diturunkan dari lokasi sebelum pihaknya tiba. Karena, pihaknya turut menemukan bekas lobang galian serta juga ditemukan kamp (gubuk tenda) yang diduga dijadikan sebagai tempat para penambang emas istirahat.

"Ada bekas lobang galian diperbukitan, dan ada juga kamp yang sudah dirubuhkan, serta ada satu kamp yang kami pasang garis polisi," ungkapnya.

Baca: Pengakuan Keuchik Panggong Soal Tambang Emas Ilegal di Pucok Krueng Sikuleh

Selain itu, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah lokasi tambang emas tersebut benar masuk kedalam wilayah Kabupaten Aceh Jaya atau masuk kedalam kabupaten tetangga.

"Kalau pengakuan warga yang kami ambil keterangan, katanya itu masuk wilayah Teunom, Aceh Jaya, tapi itu baru informasi dari warga, belum bisa kami pastikan karena kami juga belum punya lokusnya untuk menentukan wilayah itu masuk kemana," terang Iptu Dizha.

Dirinya juga menjelaskan jika untuk menuju ke kawasan Pucok Krueng Sikuleh dari Desa Panggong membutuhkan waktu perjalanan lebih kurang 12 jam dengan menggunakan mobil hardtop.

"Kami kemarin harus nginap semalam di tengah perjalanan, serta turut sebrangi sungai tiga kali menggunakan mobil hardtop serta dua kali sebrangi sungai dengan jalan kaki dan baru tiba di lokasi," pungkasnya.

Komentar

Loading...