Unduh Aplikasi

Polisi Sudah, Jaksa dan Hakim Menyusul

Polisi Sudah, Jaksa dan Hakim Menyusul
Ilustrasi: HI

KEPOLISIAN Daerah Aceh menunjukkan keseriusan dalam memberantas kejahatan narkoba. Bahkan kemarin, Kepala Polda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada mengatakan pihaknya terpaksa menembak mati seorang bandar narkoba jaringan internasional berinisial JN (40). 

Polisi juga menangkap delapan tersangka lain yang memiliki peran berbeda-beda dalam “film” penyelundupan narkoba ke Aceh mulai dari pengatur lapangan hingga penyedia boat yang dipakai menjemput narkoba di perairan yang berbatasan dengan Malaysia.

Kerja keras ini hendaknya diteruskan oleh kejaksaan dan pengadilan dengan memberikan vonis seberat-beratnya sindikat ini. Bahkan kedua lembaga ini hendaknya tidak ragu untuk menjatuhkan hukuman mati kepada delapan tersangka dan memiskinkan mereka dengan aturan yang tersedia dalam negara ini.

Masyarakat sejak lama jengah terhadap perilaku para pengguna narkoba yang mulai menjamur. Bahkan banyak dari mereka yang berusaha hidup normal tanpa merasa malu untuk bergaul di masyarakat yang menjadi korban dari barang berbahaya yang mereka edarkan kepada masyarakat. 

Sabu-sabu, yang masuk ke Aceh dalam hitungan ratusan kilogram, tidak hanya beredar di kawasan perkotaan. Anak-anak muda di kampung juga mulai belajar mencicipi sabu-sabu. Di tengah terbatasnya lapangan kerja, mereka yang memiliki nyali mencoba mengambil sedikit sabu-sabu dari bandar-bandar besar, yang juga berada di Aceh, dan mengedarkannya. 

Sementara mereka yang bermental lebih bobrok akan mencoba mencuri. Tak peduli apapun itu. Sepanjang mudah dijual, barang-barang yang ada di depan mata akan disikat untuk ditukarkan dengan sabu-sabu. Sementara anak perempuan rela melacurkan diri untuk mendapatkan sabu-sabu. 

Tuntutan mati ini sepadan dengan daya rusak yang ditimbulkan dari aktivitas yang dilakukan oleh para bandar narkoba. Kejahatan psikotropika merupakan kejahatan luar biasa, maka diperlukan cara-cara luar biasa pula untuk menghadapinya. 

Para bandar narkoba harus dilumpuhkan. Setelah polisi, kini tugas jaksa adalah memastikan bahwa para penjahat itu tidak boleh hidup lebih lama di tengah masyarakat Aceh. Jaksa dan hakim harus berani menjatuhkan vonis berat dan jangan tergiur oleh sodoran uang yang mereka tawarkan. 

Komentar

Loading...