Unduh Aplikasi

Polisi Reka Ulang Kasus Istri Ditikam Suami

ACEH TIMUR-Polisi Resor Aceh Timur malakukan reka ulang (rekontruksi) terhadap kasus istri ditikam oleh suaminya hingga tewas, Kamis (29/10).

Reka ulang tersebut dilakukan guna melengkapi berkas penyidikan kasus pembunuhan terhadap Halimah Binti Yahya (35) warga Desa Matang Bungong, Kecamatan Idi Timur yang terjadi pada Kamis, (1/09) silam.

Ibu rumah tangga lima anak itu harus kehilangan nyawa ditangan suaminya sendiri, Mahdi Bin Sulaiman (tersangka). Pria berusia 35 tahun tersebut dengan sadis menikam tubuh korban berkali-kali dengan menggunakan pisau hingga korban meregang nyawa.

Dari hasil rekontruksi diketahui tersangka sudah merencanakan pembunuhan itu, hal tersebut terlihat saat rekontruksi. Tersangka yang merupakan suami korban sudah membekali dirinya dengan sebilah pisau. Dalam reka ulang diperagakan sebanyak 11 adegan yang dilakukan oleh tersangka dan korban diperagakan oleh anggota polwan.

Namun pada saat adegan ke enam peran tersangka digantikan oleh anggota polisi. Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), tersangka mengaku menusuk korban di bagian dada sebelah kanan, namun pada saat rekontruksi tersangka membantah telah menusuk korban pada saat terjatuh, tetapi saat korban sedang berdiri.

Namun, alibi tersangka dipatahkan oleh dua orang saksi yang mengatakan korban menusuk korban berkali-kali pada saat korban terjatuh.

Rekontruksi yang digelar di halaman belakang Mapolres Aceh Timur dan dipimpin oleh KBO Reskrim Iptu Justis Tarigan dihadiri oleh Edi Suhaedi, SH selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Idi dan Agus Manidar, SH pengacara tersangka.

Edi mengatakan dari hasil rekontruksi, tersangka bisa kami tuntut dengan pasal berlapis, yakni pasal 340 dan pasal 338 dengan ancaman pidana kurungan maksimal 20 tahun atau seumur hidup.

Wakapolres Kompol Carlie didampingi Kabag Ops Kompol Warosidi yang ikut menyaksikan jalanya rekontruksi mengatakan; hasil rekontruksi ini sudah sesuai dengan BAP, visum dan keterangan saksi.

"Dengan demikian dalam waktu dekat berkas tersebut akan segera kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Idi" katanya.

ASRUL

Komentar

Loading...