Polisi Lengkapi Berkas Perkara Korupsi Pengadaan Sapi Bali Rugikan Negara Rp1,2 Miliar

Polisi Lengkapi Berkas Perkara Korupsi Pengadaan Sapi Bali Rugikan Negara Rp1,2 Miliar
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. Foto: AJNN/Tommy.

BANDA ACEH - Penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh saat ini tengah melengkapi berkas penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan sapi Bali pada Dinas Peternakan (Disnak) Aceh senilai Rp 3,4 miliar.

Berkas ini sebelumnya telah dikembalikan jaksa atau P-19 dengan sejumlah petunjuk, baik formil maupun materil

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy mengatakan penyidik sedang melengkapi kembali berkas penyidikan korupsi pengadaan sapi tersebut berdasarkan petunjuk jaksa.

"Bekas sudah dikirim, karena belum lengkap dikembalikan oleh jaksa ke penyidik. Saat ini sedang dilengkapi berkasnya berdasarkan petunjuk jaksa," kata Winardy, Selasa (23/11).

Jika berkas tersebut dinyatakan lengkap atau P21 oleh jaksa, kata Winardy, selanjutnya masuk tahap dua yakni penyerahan tersangka dan barang bukti ke pihak Kejaksaan.

"Jaksa yang menentukan apakah berkas para tersangka sudah lengkap atau tidak. Jika lengkap maka langkah selanjutnya masuk tahap dua,"ujarnya.

Sebelumnya, pada Rabu 8 Agustus 2021, Polda Aceh telah mengumumkan penetapan sembilan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sapi Bali.

Ke sembilan tersangka yakni inisial ZA selaku Pengguna Anggaran, SS selaku ketua Pokja, AK selaku sekretaris Pokja.

Kemudian DW sebagai anggota Pokja, AH selaku KPA/PPK, IPS selaku PPTK dan HA selaku ketua PPHP. Dua orang lagi dari pihak rekanan yakni KW selaku direktur CV MC dan SY petugas lapangan dari CV MC.

Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Sony Sanjaya mengatakan dari hasil audit BPKP perwakilan Aceh ditemukan bahwa ada potensi kerugian negara sebesar Rp1,2 miliar.

"Penyidik sudah menurunkan tim ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) Medan untuk mengusut kasus dugaan korupsi sapi kurus di Saree," kata Sony, Rabu (18/8).

Kasus sapi di unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Inseminasi Buatan Inkubator (IBI) Saree, Dinas Peternakan Aceh mencuat ke publik pada Juni 2020. Saat itu ditemukan ratusan sapi dari pengadaan tersebut kondisi kurus. Padahal, anggaran untuk ratusan sapi di UPTD tersebut mencapai miliaran rupiah.

Editor:

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini