Unduh Aplikasi

Polisi Kantongi Nama Terduga Pembunuh Gajah Bunta

Polisi Kantongi Nama Terduga Pembunuh Gajah Bunta
Gajah Bunta mati terbunuh. Foto: Ist

ACEH TIMUR - Pihak Kepolisian Resort Aceh Timur mengaku sejauh telah mengantongi nama pelaku pembunuh gajah jantan bernama Bunta.

Gajah jinak tersebut dibunuh dengan cara diracun yang dimasukan kedalam makanan gajah yang berlokasi di Conservation Respont Unit (CRU) di Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, pada (9/6) lalu.

Pembunuhan terhadap gajah Bunta tersebut diduga kuat ada kaitannya dengan aksi penyulundupan gading. Pasalnya saat ditemukan gading gajah tersebut telah raib dibagian sebelah kiri dan meninggalkan bekas luka menganga akibat dibacok.

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kasat Reskrim AKP Erwin Satrio Wilogo mengatakan pihaknya terus bekerja untuk menangkap pelaku, bahkan nama terduga pelaku juga sudah dikantongi. Pihaknya akan terus bekerja semaksimal mungkin untuk menelusuri siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan terhadap gajah tersebut.

Baca: Dari Uang Rp 130 Juta hingga Ngopi Gratis Seumur Hidup

"Sedang kami telusuri, kami sudah dapat nama terduga palaku, tim kami sekarang masih terus memburu pelakunya termasuk siapa-siapa saja yang terlibat," kata AKP Erwin Satrio Wilogo kepada AJNN, Jumat (22/6).

Untuk diketahui, Bunta merupakan gajah jinak berukuran besar yang ditempatkan bersama tiga ekor gajah jinak lainnya yang sering digunakan oleh pawang gajah untuk meminimalisir gangguan gajah liar ke daerah pemukiman dan lahan warga di Aceh Timur.

Keberadaan gajah sumatera tersebut sangat diandalkan untuk menghalau gajah liar lainnya, dan akibat kematian gajah tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta rupiah.

Komentar

Loading...