Unduh Aplikasi

Polisi Kantongi Nama Calon Tersangka Dugaan Korupsi Bebek Petelur Aceh Tenggara

Polisi Kantongi Nama Calon Tersangka Dugaan Korupsi Bebek Petelur Aceh Tenggara
Direskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta. Foto; AJNN/Tommy.

BANDA ACEH - Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Aceh telah mengantongi nama calon tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan bebek petelur di Aceh Tenggara.

"Calon tersangka sudah kita kantongi. Lebih dari satu orang. Tetapi penyidik harus lengkapi dulu alat buktinya untuk penetapan tersangka dalam kasus itu," kata Direskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta, Senin (22/6).

Baca: Dugaan Korupsi Pengadaan Bebek Petelur di Aceh Tenggara Terus Didalami

Ia juga menyebutkam untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini penyidik harus berhati-hati. Penyidik setidaknya harus mempunyai bukti yang cukup. 

Pihaknya akan bekerjasama dengan BPK RI untuk melakukan audit kerugian negara dalam kasus tersebut.

"Kasus ini masih penyelidikan jika nanti ditemukan adanya kerugian negara, maka kasus tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyidikan," jelas Margiyanta.

Margiyanta juga menambahkan penyelidikan atas dugaan korupsi tersebut masih terus bergulir. Sejumlah pihak dari instansi terkait telah dimintai keterangan terkait dugaan korupsi pengadaan bebek petelur yang bersumber dari anggaran Kabupaten Aceh Tenggara 2018 dan 2019.

"Pemeriksaan dilakukan untuk mengumpulkan keterangan dan alat bukti," ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara pada 2018 dan 2019 mengalokasikan dana dengan jumlah mencapai Rp12,9 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK).

Anggaran bersumber dari dana alokasi umum (DAU) itu digunakan untuk pengadaan 84.459 ekor bebek petelur yang dibagikan kepada 194 kelompok ternak, masing-masing 500 ekor per kelompok.

Informasi yang diterima, pihak-pihak yang telah dimintai keterangan diantaranya kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara berinisial A dan MA penjabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan bebek petelur tahun 2019.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...