Unduh Aplikasi

Polisi Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja di Langsa

Polisi Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja di Langsa
Tersangka SB berikut barang bukti ganja saat diamankan di Polres Langsa. Foto: For AJNN.

LANGSA - Personil Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langsa menggagalkan peredaran sebanyak 11 Kg narkotika jenis ganja di wilayah hukum Polres setempat.

Dalam kasus tersebut, polisi menangkap satu orang tersangka berinisial SB (31), warga Jalan TM Bahrum Dusun Baroh, Gampong Paya Bujok Teungoh, Kecamatan Langsa Barat.

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro melalui Kasat Narkoba, Iptu Imam Aziz Rachman, Selasa (5/1/2021) mengatakan, penggagalan peredaran 11 Kg ganja tersebut berhasil dilakukan pihaknya atas informasi masyarakat.

Iptu Imam menjelaskan, pada Minggu 3 Januari 2021 personil Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langsa mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi jual beli narkotika jenis ganja dalam jumlah besar di wilayah kota Langsa.

Berdasarkan informasi tersebut, kata Iptu Imam, personil Unit Opsnal Sat Resnarkoba langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya di dapatkan informasi mengenai ciri-ciri dan jenis kendaraan yang digunakan oleh tersangka.

Kemudian sekitar pukul 21.OO WIB bertempat di pinggir jalan Gampong Baroh Langsa Lama, Kecamatan Langsa Lama, personil berhasil mengamankan tersangka SB yang sedang mengendarai sepeda motornya.

"Saat diberhentikan dan dilakukan penggeledahan ditemukan barang-bukti berupa enam bal ganja yang disembunyikan di jok sepeda motor Yamaha N Max dan empat bal lagi ditemukan di bagian kaki tersangka. Berat keseluruhannya 11 Kg lebih," kata Iptu Imam.

Menurut pengakuan tersangka, barang haram itu dibeli dari temannya berinisial I dengan harga Rp. 7 juta di Kabupaten Aceh Utara.

"Ganja tersebut dibeli untuk diedarkan kembali di daerah kota Langsa," sebut Iptu Imam.

Mendapat pengakuan tersebut, sambung Imam, personil Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langsa langsung melakukan pengembangan ke Desa Reudup Bluek, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara untuk mencari keberadaan I.

Namun petugas belum berhasil menemukan I. Saat ini I telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) Sat Res Narkoba Polres Langsa.

Iptu Imam menambahkan, tersangka SB merupakan residivis dalam kasus yang sama, sebelumnya pada tahun 2018 tersangka SB pernah divonis oleh Pengadilan Negeri Langsa selama 4 (empat) tahun penjara.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka SB berikut barang bukti kini telah diamakan di Mapolres Langsa guna proses hukum lebih lanjut.

Komentar

Loading...